Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
LANGSA I SUMUT 24 Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, menegaskan, Pemko Langsa melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Diskoperidag dan UKM) tidak pernah melakukan pemungutan uang kepada masyarakat/pedagang yang akan diberikan lapak maupun los di lokasi pasar tradisional Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama. “Kita tidak pernah perintahkan melakukan pungutan bagi masyarakat/pedagang yang akan menerima lapak/los di pasar tradisonal itu,â€tegas Wali Kota kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (3/2). Dikatakan, dari informasi yang diterima ada indikasi segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab memperjualbelikan lapak/los yang berada di pasar tradisional itu kepada masyarakat/pedagang yang akan diberikan. Padahal keberadaan pembangunan pasar tradisional ini belum dilakukan serah terima kepada Pemko Langsa melalui Diskoperindag dan UKM setempat dari pihak rekanan.Selain itu, pengerjaannya pun masih belum 100 persen selesai dan ditambah lagi, enam bulan masa pemeliharaannya yang masih wewenang dari pihak rekanan. “Kita himbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada siapa pun dengan iming-iming akan mendapatkan lapak/los di pasar tradisional itu, dan melaporkannya kepada pihak kepolisian setempat,â€ujarnya. Kemudian, kepada Diskoperindag diminta untuk melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan geuchik setempat, sehingga persoalan ini dapat segera diselesaikan.Serta melakukan verifikasi secara bersama-sama bagi masyarakat yang nantinya diberikan lapak/los disana. Disebutkan, jumlah lapak di pasar itu sebanyak 105 yang diperuntukan menjual ikan maupun sayur-sayuran dan los (seperti kios) 86 diperuntukkan menjual pakaian. “Kalau ada yang mengembuskan informasi bahwa lapak/kios di pasar itu sebahagian milik Wali Kota, itu sama sekali tidak benar.Karena oknum ini ingin mempermudah aksi kejahatannya agar bisa melakukan pungutan kepada masyarakat yang akan diberikan lapak/los itu,â€tegasnya.(Han)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik