Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
Pidie | Sumut24 Malang nasib M.Diah (50) warga Desa Cot Neuran Keumala, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie Aceh. Rencana ingin ke kebun untuk bertani tetapi malah tertimpa sial karena di hadang oleh segerombolan gajah liar yang sedang mengamuk dengan merusak ratusan hektar kebun, sehingga salah satu gajak sempat menyeruduknya, Kamis (28/01. Adapun informasi kronologis yang diceritakan Geuchik (Kepala Desa-red), Desa Neuran Keumala, Ibnu Jafar, menyatakan, warganya di hadang oleh segerombolan gajah liar di kawasan perkebunan Cot Seutui, Kecamatan Keumala, Kabupaten setempat. ” Setelah shalat subuh biasanya memang warga saya banyak ke kebun, maka itu lah pagi tadi adanya warga saya yang diseruduk oleh gajah liar, kira-kira jarak antara rumah dengan kebun tempat kejadian sekitar 10 km, setelah diseruduk gajah korban belum pingsan saat itu hingga masih bisa menelpon saya untuk meminta tolong bahwa dirinya sudah di seruduk gajah,” jelas Ibnu Jafar. Sekitar jam 7 pagi korban menelpon, menurut cerita korban saat itu ada sekitar 40 ekor gajah yang sedang mengamuk merusak kebun warga, tetapi antara kawanan itu salah satunya menyeruduk korban hingga korban sempat memeluk belalainya. Karena belalai di peluk gajah pun makin marah dan meronta-ronta hingga korban terlepas belalai itu hingga terlepas sekitar 3 meter. Setelah korban jatuh, gajah tidak lagi menyuruduk korban.Tak lama kemudian datanglah warga untuk menolong membawa korban lari ke rumah sakit umum Sigli. ” Sebenarnya kawanan gajah liar ini sudah lama berada di kawasan perkebunan, karena masyarakat tidak berani mengusir kalau kira-kira ada melihat gajah itu maka paling-paling mereka menghindar saja,” cetus Ibnu Jafar. Gajah liar di kawasan itu sudah berbulan-bulan dengan selalu merusak tamanan warga seperti coklat, pinang, jagung, durian dan padi. ” Kami berharap kepada pihak terkait supaya mengusir gajah liar tersebut,” kata Ibnu. Pantauan wartawan Sumut24 di rumah sakit umum kota Sigli korban amukan gajah liar itu terlihat terkapar di atas ranjang rumah sakit dengan kondisi hidung di masuki silang pernafasan dan tangan di masuki jarum infus. ” Dadanya memar dan kakinya juga memar tetapi kalau kondisi dalamnya belum di ketahui karena belum ronsen pasiennya,” sebut salah seorang perawat yang sedang piket di rumah sakit umum Sigli. (Jam).
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik