4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
BANDA ACEH | SUMUt24 Seekor ikan paus dengan panjang 7 meter dan berat diperkirakan mencapai 4-5 ton, terdampar dan sudah mati di Pantai Alue Naga, Desa Kuala Giging, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, sekira Rabu malam (3/8) hingga Kamis siang (4/8) menjadi tontonan warga sekitar pantai. Sementara itu, warga sekitar pantai menyebutkan ikan paus tersebut sudah tampak di pantai sejak Rabu malam. Tak ada yang berani memastikan apakah ikan paus yang terdampar itu sudah mati duluan dan didorong oleh kawanannya ke tepi pantai. “Yang pasti sejak kemarin sore, ipan paus itu sudah terlihat di pantai,” ujar warga setempat. Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH kepada wartawan menyebutkan, “informasi terdamparnya ikan paus ke pinggir pantai pertama kali diketahui oleh Keuchik Alue Naga. Lalu kabar itu disampaikan kepada petugas Babinkamtibmas Brigadir Virly dan petugas Babinsa dari Pos Koramil Syiah Kuala,” kata T Saladin. Kapolsek Syiah Kuala AKP Asyhari Hendri membenarkan bahwa ikan paus tersebut pada Rabu (3/8) sekitar pukul 18.00 WIB sore kemarin masih terlihat di lautan lepas. Namun, sebut Asyhari Hendri, ikan tersebut sudah dalam kondisi kehilangan arah dan berputar-putar. “Tadi malam, sekitar jam 21.15 WIB, ikan paus itu sudah terdampar di pinggir pantai. Tapi, hingga tengah malam, belum ada yang mengetahui kondisinya, apa masih hidup atau sudah mati. Karena, tidak ada yang berani pegang,” kata Kapolsek Syiah Kuala. Dikatakannya, sejauh ini ikan paus tersebut masih berada di lokasi dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Basarnas yang akan menuju ke lokasi. “Kalau memang masih hidup akan ditarik kembali ke tengah laut lepas. Kalau sudah mati akan ditarik ke darat,” demikian AKP Asyhari. (R03/int)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota