4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
BANDA ACEH | SUMUT24 Kapal Motor (KM) Singa Laot Minggu (24/7) pagi sekitar pukul 05.00 WIB tenggelam di perairan Pulo Aceh. Tiga Anak Buah Kapal (ABK) kapal itu diselematkan kapal nelayan lainnya yang kebetulan melintas di sekitar lokasi tersebut. Ketiga ABK kapal nahas itu yaitu, Rajali (53), Adnan (48), dan Sudirman (32) warga Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Rajali (53) seorang korban seusai dievakuasi tim Search and Rescue (SAR) Aceh di Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar kepada media ini kemarin mengatakan, dua rekannya tetap menetap di Pantai Ujong Peuneung untuk menjaga kapal itu. Sedangkan dirinya akan mencari bantuan untuk mengevakuasi kapal tersebut. Razali mengatakan, insiden itu terjadi saat dia dan dua rekannya terlelap tidur, sekira pukul 05.00 WIB. “Tiba-tiba saya terjaga karena badan terendam air. Lalu kami berteriak minta tolong, untung ada kapal nelayan yang melintas dan menolong kami,†kata Rajali, dan menyebut lokasi tenggelam sekira 50 meter dari pantai Ujong Peuneung, Pulo Aceh. Dia menceritakan, mereka bergerak ke perairan Pulo Aceh pada Sabtu (23/7) pagi, dan berencana menginap di laut hingga lima malam. Menurut Rajali, sebelum berangkat pihaknya telah memastikan kondisi kapal baik. “Saya yakin kapal tenggelam bukan karena bocor, bukan juga karena ombak tinggi. Kami benar-benar tidak tahu penyebabnya,†ujar Rajali, yang menyebut situasi laut saat itu tenang. Selain itu katanya, peralatan pancing di dalam KM Singa Laut hilang saat kapal tenggelam. Namun sejumlah hasil tangkapan berhasil dievakuasi ke kapal nelayan lain. “Saat ini kapal sudah berada dekat pinggir pantai, tapi masih dalam kondisi terendam,†jelasnya. Sementara itu, Komandan Operasi (Dan-Ops) SAR Aceh, Al Hussain mengatakan, informasi terkait kapal tenggelam itu diterimanya dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sekitar pukul 13.30 WIB. Pihak SAR lalu melacak nomor Hp korban dan ternyata masih aktif. Dari situlah diketahui posisi korban berada di Ujong Peuneung, Pulo Aceh. “Kami kerahkan tim rescue menggunakan rubber boat pukul 15.00 WIB, evakuasi memakan waktu kurang lebih dua jam. Alhamdulillah ketiga korban dalam kondisi baik,†kata dia, seraya menyebut jarak tempuh Ulee Lheue-Ujong Peuneung sekitar 16 mil, dan memakan waktu pulang-pergi dua jam. Ditambahkannya, sesuai rencana pihaknya akan mengevakuasi ketiga korban dari Pulo Aceh, namun dua orang lagi memilih bertahan di sana untuk menjaga kapal itu. “Satu orang lagi kami bawa kemari sebagai saksi. Dia juga mau meminta bantuan untuk mengevakuasi boat tersebut,†ujar Al Hussain.(sic)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota