4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
Kutacane | Sumut 24 Meski pengembangan potensi ekonomi di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), khususnya di bidang pertanian dan perkebunan sangat menjanjikan, namun hingga saat ini harga jualnya anjlok dan dikhawatirkan akan mengancam perkembangan ekonomi masyarakat setempat. Ancaman terpuruknya perekonomian masyarakat Agara akibat anjloknya harga jual sejumlah komoditas seperti karet, kemiri, kakao, dan pinang ini mengingat leÂbih dari 70 persen penduduk setempat meÂngÂÂandalkan hidup dari hasil pertanian dan perkebunan. “Karena harga jual karet dan pinang anjlok, makanya saya secara pribadi sekarang lebih memilih bekerja sebagai kuli bangunan, karena hasil pekerja bangunan Rp70 ribu per hari masih lebih tinggi dari hasil menyadap karet,â€ujar Encuk seorang warga Desa Titi Pasir Kecamatan Semadam Agara Rabu (20/7) Kepada Sumut24 Beberapa harga komoditas yang masih tergolong anjlok dalam beberapa bulan terakhir, antara lain karet yang sebelumnya mencapai Rp6.000 kini hanya Rp4.000/kg, pinang dari Rp10.000 menjadi Rp6.000/kg. Kondisi yang sama terjadi pada kakao deÂngan kondisi kering (patah lidi) sebelumnya mencapai Rp35.000 kini hanya Rp27.000/kg, sedangkan buah kemiri dari Rp8.000 menjadi Rp5.000/kg. Padahal Agara merupakan daerah pengÂhasil kakao (coklat) terbesar di Provinsi Aceh, dengan luas lahan sekitar 19.994 hektare, produksi 8.843 ton atau produktiÂvitas 13.384 kg/hektare dan dikelola sebaÂnyak 21.623 jiwa petani. Selain itu, Agara selama ini juga dikenal sebagai penghasil kemiri terbesar di Aceh dengan hasil produksi di kala musim panen mencapai 69.693 ton/ha dalam setahun. KeÂmuÂÂdian Bumi Sepakat Segenep ini juga diÂÂkenal dengan komoditi unggulan lainnya, yakni karet dengan produksi per hari diÂperÂkirakan lebih dari 25 ton. (jubel)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung Penerima Manfaat dan Masyarakat TerdampakTotal Donas
Umum
sumut24.coMEDAN, Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun, warga Pangkalan Brandan, Kecamat
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara meresmikan Stasiun P
kota
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan penutup (exit meeting) Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti
News
Polsek Medan Area Tangkap Maling Laptop
kota
JAKARTA Dampak kenaikan harga BBM non subsidi dinilai semakin meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional serta pelaksa
News
Wali Kota menerima audiensi Ephorus GKPS bersama Panitia Konser Harmoni 30 Tahun Internasionalisasi United Evangelical Mission
kota