Kamis, 07 Mei 2026

Polres Lhokseumawe Cegah Balapan Liar dan Knalpot Resing, Seratusan Kendaraan R2 Terjaring 

Administrator - Senin, 19 April 2021 15:08 WIB
Polres Lhokseumawe Cegah Balapan Liar dan Knalpot Resing, Seratusan Kendaraan R2 Terjaring 

LHOKSEUMAWE | SUMUT24.co

Baca Juga:

Sinergitas TNI-Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara maupun pengguna jalan dilakukan bersama tim gabungan oleh Denpom 1/IM, Sabhara, Provos dan Satlantas Polres Lhokseumawe dengan menindak aksi pelaku pengndara balap liar dan knalpot resing.

Polres Lhokseumawe dalam hal ini Sat Lantas Polres Lhakseumawe melakukan serangkaian kegiatan operasi mencegah aksi balapan liar dan knalpot resing gencar menggelar razia di Simpang Jam Kecamatan Banda Sakti, hingga menjaring seratusan unit sepeda motor.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista, Senin (19/4/2021) kepada wartawan, terkait razia yang menjaring kendaraan bermasalah.

Dikatakannya kegiatan razia itu dilakukan pada Sabtu (17/4/2021) pada pukul 22.00 Wib hingga pukul 00.00 Wib, atas kerja sama tim gabungan.

Pelaksaan razia tersebut juga serentak dilakukan diseluruh Aceh dalam program Operasi Keselamatan Seulawah 2021. Program ini akan terus dilaksanakan selama 14 hari ke depan, tidak hanya bertumpu pada razia atau penertiban berlalu lintas saja.

Akan tetapi program ini juga turut diwarnai dengan kegiatan sosial dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat miskin dalam lingkungan pasar.

Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista menjelaskan kegiatan pelaksanaan operasi razia dijalanan umum ini bertujuan untuk memberi kenyamanan dan keamanan kepada pengendara sepeda motor dijalan raya.

Sehingga pihaknya pun mengelar razia dengan sasaran dapat mencegah aksi balapan liar dan menertibkan knalpot resing yang mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

AKP Radhika Angga Rista menerangkan, dalam razia itu seratusan unit sepeda motor roda dua terjaring dalam razia.

“Jumlahnya ada 105 sepmor yang kita amankan ke Polres Lhokseumawe, rata-rata dominan tida pakai helm dan menunjukkan surat-suart,” jelas AKP Radhika.

Apalagi saat itu, warga baru usai dari Shalat Terawih berjamaah membuat banyak pengendara kendaraan bermotor yang kaget dihadang razia.

Pada umumnya banyak kendaraan yang ditilang karena tidak memakai helm, plat nopol, tidak bawa kelengkapan STNK, SIM, tak pasang kaca spion dan lainnya.

Kasat Lantas juga menilai dengan banyaknya kendaraan yang terjaring razia, menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas di jalan raya.

Kasat juga mengimbau kepada masyarakat terutama kalangan milineal agar tidak melakukan aksi balapan liar dan memakai knalpot bising.

Karena kegiatan larangan itu dapat menambah angka kematian korban laka lantas dan mengganggu ketenangan masyarakat yang mayoritasnya beragama Islam melakukan ibadah.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
Kasus Korupsi 52,5 Milyar : Kajatisu Baru Buka Suara, Kasus Hibah KONI Asahan Bakal Diusut Lagi ?
Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana Banjir & Longsor Sumatra, UNIQLO Menyapa Langsung
Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
komentar
beritaTerbaru