Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
LHOKSEUMAWE | SUMUT24.co
Baca Juga:
Sinergitas TNI-Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara maupun pengguna jalan dilakukan bersama tim gabungan oleh Denpom 1/IM, Sabhara, Provos dan Satlantas Polres Lhokseumawe dengan menindak aksi pelaku pengndara balap liar dan knalpot resing.
Polres Lhokseumawe dalam hal ini Sat Lantas Polres Lhakseumawe melakukan serangkaian kegiatan operasi mencegah aksi balapan liar dan knalpot resing gencar menggelar razia di Simpang Jam Kecamatan Banda Sakti, hingga menjaring seratusan unit sepeda motor.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista, Senin (19/4/2021) kepada wartawan, terkait razia yang menjaring kendaraan bermasalah.
Dikatakannya kegiatan razia itu dilakukan pada Sabtu (17/4/2021) pada pukul 22.00 Wib hingga pukul 00.00 Wib, atas kerja sama tim gabungan.
Pelaksaan razia tersebut juga serentak dilakukan diseluruh Aceh dalam program Operasi Keselamatan Seulawah 2021. Program ini akan terus dilaksanakan selama 14 hari ke depan, tidak hanya bertumpu pada razia atau penertiban berlalu lintas saja.
Akan tetapi program ini juga turut diwarnai dengan kegiatan sosial dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat miskin dalam lingkungan pasar.
Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista menjelaskan kegiatan pelaksanaan operasi razia dijalanan umum ini bertujuan untuk memberi kenyamanan dan keamanan kepada pengendara sepeda motor dijalan raya.
Sehingga pihaknya pun mengelar razia dengan sasaran dapat mencegah aksi balapan liar dan menertibkan knalpot resing yang mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
AKP Radhika Angga Rista menerangkan, dalam razia itu seratusan unit sepeda motor roda dua terjaring dalam razia.
“Jumlahnya ada 105 sepmor yang kita amankan ke Polres Lhokseumawe, rata-rata dominan tida pakai helm dan menunjukkan surat-suart,” jelas AKP Radhika.
Apalagi saat itu, warga baru usai dari Shalat Terawih berjamaah membuat banyak pengendara kendaraan bermotor yang kaget dihadang razia.
Pada umumnya banyak kendaraan yang ditilang karena tidak memakai helm, plat nopol, tidak bawa kelengkapan STNK, SIM, tak pasang kaca spion dan lainnya.
Kasat Lantas juga menilai dengan banyaknya kendaraan yang terjaring razia, menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas di jalan raya.
Kasat juga mengimbau kepada masyarakat terutama kalangan milineal agar tidak melakukan aksi balapan liar dan memakai knalpot bising.
Karena kegiatan larangan itu dapat menambah angka kematian korban laka lantas dan mengganggu ketenangan masyarakat yang mayoritasnya beragama Islam melakukan ibadah.(red)
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik