Selasa, 06 Oktober 2026

Tinggalkan Kesan Lama, Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Administrator - Senin, 05 Oktober 2026 17:52 WIB
Tinggalkan Kesan Lama, Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini tak lagi sekadar tempat menimbang balita, imunisasi, atau pemeriksaan ibu hamil. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Posyandu bertransformasi menjadi jembatan utama yang menghubungkan langsung kebutuhan dasar warga dengan Pemko Medan.


Hal itu diungkapkan dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026).


Rico Waas menegaskan bahwa cakupan Posyandu kini jauh lebih luas. Melalui konsep Posyandu 6 SPM, peran lembaga berbasis masyarakat ini mengepakkan sayapnya ke enam bidang pelayanan dasar sekaligus yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.


"Jangan dianggap Posyandu hanya untuk imunisasi atau kesehatan ibu dan anak. Posyandu masa kini adalah program yang sangat luas dan menjadi motor penggerak untuk membantu pekerjaan pemerintah," ujar Rico Waas.


Rico Waas menyebutkan, Kota Medan saat ini didukung oleh 7.668 kader Posyandu. Jumlah yang sangat besar ini diposisikan sebagai "mata dan telinga" Pemko Medan untuk menangkap setiap persoalan warga secara cepat dan akurat tanpa perlu selalu menunggu proses birokrasi yang panjang.


"Lewat ketelitian para kader di lingkungan rumah tangga, Pemko Medan menargetkan penanganan cepat terhadap berbagai isu sensitif, seperti anak yang putus sekolah,

Rumah tidak layak huni (RTLH) dan akses air bersih,"lanjutnya.


Guna memastikan laporan kader tidak hanya menumpuk sebagai data pasif, Rico Waas menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.


Bahkan Pemko Medan juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis meliputi sistem pelaporan sederhana, aplikasi atau sistem rekapitulasi khusus berbasis 6 kategori pelayanan agar laporan terintegrasi dengan cepat, dan pembagian tugas spesifik agar kader tidak dibebani semua urusan, melainkan difokuskan pada bidang tertentu agar kerja lebih efektif.


Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kota Medan, Ny Airin Rico Waas turut menekankan pentingnya pertemuan lintas OPD untuk menyamakan persepsi mengenai konsep baru Posyandu. Ia juga mengusulkan adanya sekretariat atau pos pengaduan Posyandu 6 SPM yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelayanan dasar.

Turut juga hadir dalam rapat tersebut Pj Ketua DWP Kota Medan Ny. Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi dan para pimpinan perangkat daerah terkait. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Airin Rico Waas dan Dokter Kecil Praktik Cuci Tangan, Tandai Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di Medan
Rico Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Wali Kota Medan Tekankan ICMI Muda Hadirkan Solusi Konkret Lewat Program Unggulan
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Airin Rico Waas: Produk Unggulan UMKM Kini Terpusat Satu Pintu
Rico Waas Tersentuh Saksikan Kisah Perjuangan Djamin Ginting di Layar Lebar
Bappeda Medan Bahas Standar Pelayanan, Libatkan Perangkat Daerah dan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru