Senin, 07 September 2026

Natal Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Madina, Ini Gebrakan Bupati Saipullah

Administrator - Senin, 07 September 2026 20:12 WIB
Natal Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Madina, Ini Gebrakan Bupati Saipullah

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai mendorong Kecamatan Natal sebagai salah satu kawasan strategis untuk membuka akses ekonomi dan memperkuat konektivitas wilayah.

Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengungkapkan, pembangunan ruas jalan menuju Pelabuhan Palimbungan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun depan. Pemkab Madina menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk mendukung pembangunan akses menuju kawasan pelabuhan tersebut.

Hal itu disampaikan Saipullah saat bersilaturahmi dengan masyarakat Natal bersama Bupati Madina periode 2015-2020, Dahlan Hasan Nasution, di Penginapan Melati Syariah, Minggu (6/9/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan kerja Saipullah ke Kecamatan Natal dalam rangka menghadiri peresmian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Abdul Fattah di Desa Setia Karya.

Dalam kesempatan itu, Saipullah menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat Natal. Menurutnya, dukungan warga menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan di daerah.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri dalam membangun Madina. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah komunikasi dengan pemerintah pusat serta perencanaan yang matang, menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat.

"Bupati dan wakil bupati saja tidak akan mampu tanpa adanya dukungan masyarakat, hubungan ke pemerintah pusat, dan konsep yang jelas untuk memajukan daerah," ujar Saipullah.

Saipullah menilai keberadaan Pelabuhan Palimbungan dapat memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Natal dan Madina secara keseluruhan apabila ditunjang infrastruktur yang memadai.

Karena itu, pembangunan jalan menuju pelabuhan menjadi salah satu rencana yang mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, pelabuhan yang dapat beroperasi secara optimal berpotensi meningkatkan arus distribusi barang. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap transportasi darat sekaligus membuka peluang baru bagi aktivitas perdagangan.

"Kalau pelabuhan kita ini beroperasi dengan baik, maka volume pengangkutan barang akan bertambah dibandingkan angkutan darat," katanya.

Tak hanya jalan menuju pelabuhan, Pemkab Madina juga mendorong peningkatan konektivitas transportasi melalui pengusulan pembangunan jaringan kereta api.

Saipullah menyebut pemerintah daerah telah mengusulkan agar pembangunan rel kereta api dari wilayah Labuhanbatu dapat dilanjutkan hingga Madina.

Jika terealisasi, konektivitas tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antardaerah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi komoditas.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Madina periode 2015-2020 Dahlan Hasan Nasution turut menyampaikan sejumlah pandangan mengenai pengembangan Natal.

Dahlan mengatakan, pada masa pemerintahannya sejumlah fasilitas olahraga dan lokasi wisata telah dibangun. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikembangkan menjadi ruang produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, sektor pariwisata tidak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan. Jika dikelola secara serius, perkembangan pariwisata juga dapat menciptakan peluang ekonomi baru, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dahlan juga meminta Pemkab Madina memberikan perhatian lebih besar terhadap kekayaan budaya masyarakat pesisir Pantai Barat.

Budaya pesisir, menurut dia, memiliki karakteristik tersendiri yang dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata Madina.

Ia berharap kawasan Pantai Natal dapat ditata dan dikembangkan secara lebih serius sehingga mampu menjadi destinasi wisata yang tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga menarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

Sementara itu, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Prof. H. Abdullah melihat Madina memiliki modal besar untuk berkembang.

Menurut Abdullah, potensi sumber daya alam yang dimiliki Madina perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pengelolaan sumber daya alam tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai tidak akan memberikan hasil maksimal bagi pembangunan daerah.

"Kemajuan suatu daerah disebabkan oleh sumber daya manusia dan didukung sumber daya alam. Jika dikelola dengan baik, maka daerah tersebut akan maju," kata Abdullah.

Dorongan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Pemkab Madina. Infrastruktur, konektivitas, pendidikan, pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah sektor yang dapat saling menopang untuk mempercepat pertumbuhan kawasan Pantai Barat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Panitia Natal Nasional Salurkan 2.000 Paket Bantuan Sembako untuk Warga di Kawasan Toba dan Tapanuli
Ephorus HKBP Victor Tinambunan : Perayaan Natal Nasional 2025 Sederhana dan Berdampak
Pemkab.Pakpak Bharat Bersama Masyarakat Nasrani Melaksanakan Perayaan Natal Oikumene
Di Tengah Pemulihan Pascabanjir, Bantuan Pangan dari Pemkab Madina dan Kementan Ringankan Beban Warga Natal
Polres Sergai Serahkan Bingkisan Natal kepada Personel, Honorer, dan Mitra Media
Perayaan Natal Oikumene Pemkab Toba 2025: Koinonia, Diakonia dan Marturia Menyatu dalam Kasih
komentar
beritaTerbaru