Kamis, 20 Agustus 2026

HUT ke-81 RI di Madina, Bupati Saipullah Serukan Perjuangan Baru Melawan Kemiskinan dan Ketertinggalan

Administrator - Kamis, 20 Agustus 2026 19:17 WIB
HUT ke-81 RI di Madina, Bupati Saipullah Serukan Perjuangan Baru Melawan Kemiskinan dan Ketertinggalan
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk kembali menegaskan arah pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, mengatakan kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Menurutnya, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang mampu memberikan perubahan dan manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Saipullah saat memberikan sambutan dalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (17/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Saipullah mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata.

"Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka. Kemerdekaan dibayar dengan air mata, ditebus dengan darah, diwariskan melalui pengorbanan, dan harus dijaga dengan kerja keras," ujar Saipullah.

Dalam pidatonya, Saipullah menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) dalam menentukan masa depan Mandailing Natal.

Menurut dia, kekayaan alam, hutan, laut, maupun kekayaan budaya memang menjadi aset penting daerah. Namun, seluruh potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa dukungan masyarakat yang berkualitas dan memiliki semangat membangun.

"Modal terbesar Madina adalah manusianya. Masyarakat yang religius, memiliki akar adat, menghargai pendidikan, tradisi gotong royong, dan memiliki daya juang," tegasnya.

Ia menyebut pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen. Pemerintah, ulama, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat harus memiliki visi yang sama dalam mendorong kemajuan Madina.

Saipullah meyakini, apabila kualitas SDM dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang baik, pendidikan yang kuat serta perekonomian yang produktif, berbagai potensi daerah dapat diolah menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan teknologi juga menjadi perhatian Bupati Madina. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengambil peran sebagai pencipta dan penggerak inovasi.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan pada masa lalu. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan menghadapi berbagai persoalan sosial.

"Kalau dulu para pejuang mengusir penjajahan, maka tugas kita hari ini adalah melawan kebodohan, melawan kemiskinan, melawan ketertinggalan, melawan korupsi, melawan intoleransi, dan melawan narkoba," katanya.

Pesan tersebut, kata Saipullah, menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas kehidupan masyarakat.

Saipullah juga menekankan pentingnya pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Menurutnya, data dan ilmu pengetahuan harus menjadi dasar dalam mengambil kebijakan, tetapi tetap harus disertai kepekaan terhadap kondisi sosial dan kearifan lokal.

"Bekerja dengan data tetapi tidak kehilangan rasa, menggunakan ilmu tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal," ujarnya.

Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun, jumlah gedung yang berdiri, maupun banyaknya proyek fisik yang diselesaikan.

Lebih jauh, keberhasilan pembangunan harus dilihat dari sejauh mana masyarakat merasakan perubahan dalam kehidupannya.

"Pembangunan bukan hanya tentang berapa kilometer jalan yang kita bangun. Tetapi tentang apakah anak di pelosok Madina punya masa depan yang lebih baik dari orang tuanya. Itulah ukuran keberhasilan sesungguhnya," pungkas Saipullah.

Bupati kemudian mengajak seluruh masyarakat Madina menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai titik untuk memperkuat semangat bekerja dan memberikan kontribusi bagi daerah.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti setelah rangkaian acara peringatan selesai. Semangat tersebut harus diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari.

Guru kembali mendidik di sekolah, petani kembali menggarap sawah, aparatur sipil negara (ASN) kembali memberikan pelayanan publik, sementara seluruh elemen masyarakat menjalankan perannya masing-masing.

Resepsi Kenegaraan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, keluarga veteran, serta berbagai elemen masyarakat.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Mars PKK dan Tari Tortor yang diselenggarakan TP PKK Kabupaten Mandailing Natal.

Selain itu, piagam penghargaan juga diberikan kepada anggota Paskibraka Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas tugas dan pengabdian mereka dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Saipullah Serahkan Remisi HUT RI ke-81, 311 Warga Binaan Lapas Panyabungan Tersenyum
Merah Putih Berkibar di Taman Raja Batu Madina, Bupati Saipullah Nasution Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80-an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Madina
Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya
Petani Madina Berpeluang Cuan dari Serai Wangi dan Nilam, Pemkab Siapkan Pola Kemitraan
Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP
komentar
beritaTerbaru