Selayang Pandang : K.H. Rivai Abdul Manap Nasution: Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Baca Juga:
Ketika bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan, K.H. Rivai Abdul Manap Nasution turut mengangkat senjata sebagai pejuang dalam Laskar Medan Area Selatan. Semangat perjuangan itu tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih. Beliau kemudian mengalihkan medan juangnya ke dunia pendidikan, meyakini bahwa ilmu pengetahuan merupakan senjata paling ampuh untuk membangun peradaban.
Berangkat dari keprihatinan atas minimnya akses pendidikan Islam di kawasan perkebunan, pada 1 Mei 1950 beliau mendirikan Taman Pendidikan Islam (TPI). Lembaga ini berkembang pesat dan menjadi pelita bagi masyarakat, menjangkau berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, hingga Riau. Dalam waktu relatif singkat, puluhan madrasah berhasil didirikan sebagai wujud nyata dedikasi beliau dalam mencerdaskan umat.
Komitmen beliau terhadap pendidikan tidak berhenti pada jenjang dasar. Bersama sejumlah tokoh Islam lainnya, K.H. Rivai Abdul Manap Nasution turut mendirikan Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara yang kemudian melahirkan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) pada 3 Januari 1951. Bagi beliau, pendidikan harus berkesinambungan, mulai dari madrasah hingga perguruan tinggi, karena ilmu adalah kunci kemajuan umat.
Di bidang keagamaan, beliau juga menorehkan prestasi membanggakan. Pada tahun 1951, K.H. Rivai Abdul Manap Nasution meraih Juara I Lomba Tilawatil Al-Qur'an tingkat nasional. Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Wahid Hasyim. Berkat kapasitas dan keilmuannya, beliau juga dipercaya menjadi juri Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun tingkat nasional.
Kepercayaan pemerintah kepada beliau terus berlanjut. Pada tahun 1953, beliau mendapat amanah sebagai petugas haji, sekaligus menjadi Koordinator Pendidikan Agama Perkebunan Sumatera Utara–Aceh berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perkebunan Republik Indonesia.
Untuk menopang keberlangsungan lembaga pendidikan yang didirikannya, khususnya Taman Pendidikan Islam, K.H. Rivai Abdul Manap Nasution bersama keluarga dan para sahabat membangun berbagai usaha di bidang perkebunan dan sektor lainnya. Langkah ini menjadi bukti bahwa kemandirian ekonomi merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan dakwah dan pendidikan.
Di bidang politik dan pengabdian kepada negara, beliau dipercaya menjadi Anggota DPRD Kota Medan dan DPRD Provinsi Sumatera Utara selama lima periode atau sekitar 25 tahun. Dalam perjalanan tersebut, beliau mewakili Badan Kerja Sama Ulama dan Militer, kemudian Golongan Karya (Golkar), dengan tetap membawa misi memperjuangkan kepentingan umat dan dunia pendidikan.
Selain dikenal sebagai ulama, pejuang, pendidik, dan negarawan, K.H. Rivai Abdul Manap Nasution juga meninggalkan warisan budaya yang berharga melalui karya Mars Panggilan Jihad, sebuah lagu yang membangkitkan semangat perjuangan, pengabdian, dan kecintaan terhadap agama serta bangsa.
Jejak pengabdian K.H. Rivai Abdul Manap Nasution membuktikan bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga melalui pendidikan, dakwah, dan keteladanan. Warisan beliau terus hidup dalam lembaga-lembaga pendidikan yang didirikannya dan dalam semangat generasi penerus yang meneruskan cita-cita mencerdaskan umat dan membangun bangsa.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota
Ketika Loungewear dan Underwear Bertransformasi Menjadi Elemen Gaya Leticia Joseph, Mima Shafa dan berbagai Selebriti lainnya Berbagi Persp
Umum
Teater Koma Hadirkan Kembali Rumah Sakit Jiwa, Refleksi tentang Kemanusiaan yang Terus Relevan di Setiap Zaman Jakartasumut24.coSetelah 35
Umum
SMAN 1 Air Joman Salurkan Donasi Palestina Melalui Roadshow Dongeng KemanusiaanKabupaten Asahansumut24.co Dompet Dhuafa Waspada kembali mel
News
Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara
Ekbis
Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru
kota
sumut24.co KOTAPINANG, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distri
News