EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting: Banyak PR Menanti Aie Dingin!
EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting Banyak PR Menanti Aie Dingin!
News
Baca Juga:
- Peduli Kesehatan Warga, Lurah Sidodadi Hendra Kurniawan Turun Langsung Bagikan Masker di Jalan HM Yamin
- Baru Sehari Pengerjaan, Oknum Lurah Diduga Bagi Bagi Anggaran Proyek Drainase di Kuala Bekala Medan Johor
- Antonius Tumanggor Sangat Apresiasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Petisah Hulu, Jadi Percontohan di Kota Medan
MEDAN – Desakan agar Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Syerly, dicopot dari jabatannya kembali menguat setelah video yang memperlihatkan dirinya diduga melontarkan ucapan bernada mengejek kepada warga saat menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Syerly terdengar mengucapkan, "Ciyee curhat dia bahh," ketika seorang warga sedang menyampaikan aspirasi terkait persoalan keamanan lingkungan kepada Wali Kota. Ucapan itu memicu kritik luas karena dinilai tidak mencerminkan etika seorang aparatur sipil negara yang seharusnya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan keluhan.
Viralnya video tersebut mengingatkan kembali pada aksi unjuk rasa warga Kelurahan Paya Pasir pada Desember 2025. Saat itu, puluhan warga mendatangi Kantor Camat Medan Marelan dan meminta agar Syerly dicopot karena dinilai kurang peduli terhadap masyarakat, terutama saat terjadi banjir.
Warga ketika itu menilai pelayanan dan kepedulian lurah terhadap masyarakat belum memenuhi harapan. Kini, setelah muncul video yang menuai kontroversi, tuntutan evaluasi terhadap kepemimpinan Lurah Paya Pasir kembali mencuat.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Medan tidak hanya memberikan klarifikasi, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran etika dan mengevaluasi kinerja lurah yang bersangkutan. Mereka menilai pejabat publik harus mampu menjaga sikap, menghormati masyarakat, serta membangun kepercayaan melalui pelayanan yang profesional.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Syerly terkait video yang viral tersebut maupun keputusan Pemerintah Kota Medan mengenai langkah yang akan diambil. Namun, masyarakat kini menunggu sikap tegas Pemkot Medan untuk menjawab polemik yang berkembang.
Jika tidak terbukti melanggar, keputusan pencopotan tentu menjadi kewenangan Pemerintah Kota Medan setelah melalui mekanisme dan evaluasi sesuai peraturan yang berlaku.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
EPG Resmi Jadi Wali Nagari, Syafni Nola Putri Titip Pesan Penting Banyak PR Menanti Aie Dingin!
News
Momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda,BRI BO Sibuhuan Perkuat Pengabdian Layanan
News
Sumut Jadi Titik Awal Gerakan Nasional Pesantren Bebas TBC, Tiga Wakil Menteri Pukul Beduk di Deli Serdang
News
Suksesi Kepemimpinan Organisasi Pendiri Golkar SOKSI Sumut Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua Jelang Musda XII
News
Insiden Penurunan Bendera Bintang Bulan di Pulo Kenari Berujung Rusuh, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia dan Puluhan Lukaluka
News
PACITAN MARSUDI BUDAYA 1.Dhandhanggula PAKASA Pang Pacitan Paguyuban Kawula winarni, Kraton Surakarta Hadiningrat, Pang Pacitan sinebute,Wus
Umum
NGANJUK KAWENTAR BUDAYA KABABAR Ja lali ja keri kutha Nganjuk mranani. Pendopo Kabupaten Nganjuk begitu merbawani. Megah mewah gagah indah.
Info
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wah
kota
Kapolda Sumut Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan Saat Kunjungi Polres Binjai
News
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
News