Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang semakin mengkhawatirkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Pendopo Tantya Sudhirajati, Mapolres Mandailing Natal, Kecamatan Panyabungan Utara, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Atika mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak mungkin dimenangkan apabila hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.
Menurutnya, keberhasilan memberantas narkotika hanya dapat dicapai melalui kekompakan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat.
"Kita mungkin memiliki keterbatasan dari sisi anggaran, tetapi kita harus unggul dalam persatuan. Pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda, tidak akan mampu memberantas peredaran narkoba tanpa dukungan penuh dari masyarakat," tegas Atika.
Ia menyoroti kondisi peredaran narkoba di Kabupaten Mandailing Natal yang dinilai semakin memprihatinkan. Jika sebelumnya peredaran narkotika lebih banyak ditemukan di kawasan perkotaan, kini jaringan peredaran telah merambah hingga ke pelosok desa.
Menurutnya, situasi tersebut menjadi ancaman serius karena narkoba telah menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda bahkan anak-anak.
"Ini menjadi perhatian bersama. Narkoba tidak lagi hanya beredar di kota, tetapi sudah masuk ke desa-desa dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak bersama untuk melindungi generasi penerus bangsa," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Atika juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Mandailing Natal, atas dedikasi yang selama ini ditunjukkan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan dan kepastian hukum.
Ia menilai kehadiran Polri telah memberikan kontribusi besar dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Mandailing Natal.
Menurut Atika, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak untuk semakin memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi daerah ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, Forkopimda, serta seluruh komponen masyarakat harus terus diperkuat agar berbagai persoalan, khususnya penyalahgunaan narkoba, dapat diatasi secara bersama-sama.
"Semoga di usia ke-80 ini Polri semakin matang, semakin profesional, semakin kokoh dalam menjalankan tugasnya, dan kehadirannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkas Atika.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Mandailing Natal berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi simbol komitmen bersama dalam mempererat sinergi lintas sektor guna menjaga keamanan daerah sekaligus memperkuat upaya pemberantasan narkoba demi mewujudkan Mandailing Natal yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News