KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Sejumlah Pejabat Diperiksa
Jakarta Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di
News
Baca Juga:
- Hak Jawab Agincourt Resources atas Dugaan Kontribusi terhadap Banjir Garoga
- Hak Jawab: PTAR Buka Suara Soal Isu Lahan Konsesi dan Tuduhan Pelanggaran Lingkungan
- Siapa Bermain? Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi PT Agincourt Resources Menguat, LIPPSU: Negara Diminta Tanggung Jawab Usut Aktor dan Pemberi Izin
MEDAN I SUMUT24.CO
Personel URC MIT Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut memberikan tindakan tegas terukur (tembak, red) lima tersangka komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi.
Kelimanya terlibat dalam sejumlah kasus pencurian dan viral di media sosial. Salah satu tersangka diketahui mantan anggota TNI yang telah dipecat dari kesatuannya.
Pengungkapan itu dipimpin Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba bersama Satuan Reskrim Polres Taput berdasarkan Laporan Polisi (LP)
No. LP/B/155/V/2026/SPKT/Polres Taput/Polda Sumut tanggal 19 Juni 2026, dan Patroli Siber Team URC MIT Jatanras terkait aksi pencurian dan pemberatan (Curat) yang viral di media sosial.
"Para tersangka merupakan residivis kasus pencurian mobil box L300 berisi barang dagangan dan mobil pick up L300," terang Wadir Reskrimum Polda Sumut AKBP Ridwan JM Hutagaol didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Selasa (30/6/2026).
Pelapor kasus itu, Ariandi Nasution, (35), warga Kota Padangsidimpuan mengaku mobil box L 300 berisi makanan ringan, jajanan dan obat-obatan senilai Rp225 juta raib dari parkiran saat istirahat. Peristiwa diketahui Jumat (19/6/2026) pukul 08.30 WIB di Jalan Raja Johanes Hutabarat Hutatoruan I, Kecamatan Tarutung, Taput.
Sebelumnya, Kamis (18/6/2026) pukul 21.00 WIB pelapor bersama rekannya Amri Nasution tiba di mess tempat istrahat Jalan Raja Johanes Hutabarat, lalu memarkir mobil Mitsubishi L300 nomor polisi BK 8162 FR di parkiran rumah makan. Setelah itu keduanya menuju mess untuk beristirahat.
Besoknya sekira pukul 08.00 WIB, pelapor menuju parkiran, namun mobil sudah tidak terlihat, selanjutnya melaporkan kasus itu ke Polres Taput.
Menurut Ridwan, dari penyelidikan diketahui identitas para tersangka, dan berhasil menangkapnya. "Namun saat penangkapan dan pengembangan, tersangka melakukan perlawanan sehingga diberi tindakan tegas," kata dia.
Lima tersangka yang ditangkap, OS alias Oma (46), pecatan TNI, warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dia merupakan otak pelaku dan residivis tindak pidana yang sama (tiga kali). OS ditangkap Kamis (25/6/2026 pukul 02.30 WIB di Gang Anggrek 6 Sei Glugur, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.
Kemudian, TH alias Topik (44), warga Sei Mencirim Kecamatan Sunggal, Deliserdang, berperan mengawasi situasi dan membawa mobil dari TKP menuju Medan. Tersangka ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 04.00 WIB di Perumahan Johar 2 Sei Mencirim, Pancurbatu, Deliserdang.
Lalu, RP alias Tyo (32), warga Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan berperan mengawasi situasi dan membawa mobil dari TKP, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 07.09 di Jalan Flamboyan Raya Gang Sejati, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan.
Selanjutnya, NP (25), warga Desa Sei Mencirim, Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, berperan mengawasi situasi. Dia mendampingi Tyo membawa mobil L300, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 02.30 WIB di Gang Anggrek 6 Sei Glugur, Pancurbatu, Deliserdang.
R alias Josep alias Mekanik (32) warga Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, berperan membawa mobil Avanza yang digunakan para tersangka, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 13.00 WIB di Glugur Rimbun, Pancurbatu, Deliserdang.
"Selain itu, diamankan 1 orang saksi HSG alias Alan (20), yang ditangkap bersamaan dengan otak pelaku OS, dan ditemukan di rumahnya spare part diduga dari bongkaran mobil milik korban," sebut Ridwan.
Barang bukti diamankan, 16 kardus berisi makanan ringan/jajanan dari mobil box milik korban, 1 kardus berisi obat-obatan yang merupakan isi dari mobil box milik korban, spare part mobil, sarung pelapis jok mobil, STNK dan tanda bukti pembayaran pajak mobil BM 8219 PJ milik korban, 1 senjata tajam, 1 set kunci T dan 8 ponsel para tersangka.
Ridwan menambahkan, komplotan tersebut telah beraksi di tiga provinsi yaitu Sumut, Riau dan Aceh. Dari interogasi diketahui aksi komplotan didukung dan didanai oleh Lois alias Ginting alias.Ajo (DPO), dimana seluruh barang bukti mobil milik korban juga dijual kepadanya.
Tersangka, sambungnya, mengaku telah melakukan 30 kali aksinya, dan saat ini telah diungkap sebanyak 12 LP. "Tindak lanjut saat ini, berkoordinasi dengan Polda Aceh dan Polda Riau untuk mengejar tersangka lainnya, termasuk penadah dan mobil milik para korban," pungkasnya.
Teks foto :
Wadir Reskrimum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba dan Kasubbid Penmas Bid Hunas, Kompol M Pasaribu merilis pengungkapan kasus curanmor, Selasa (30/6/2026)
Jakarta Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat sejumlah capaian penting di tengah upayanya memperkuat posisi sebagai perguruan
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distr
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambangi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanju
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Teknis Rencana Penetapa
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berkomitmen memastikan penyaluran bantuan sosial benarbenar sampai kepada yang ber
News
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota
Dukung Program Prabowo, Wabup Atika Tanam Bawang Putih di Ulupungkut Madina
kota