Rabu, 19 Agustus 2026

Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern, Transparan dan Bebas Dari Kebocoran Anggaran

Administrator - Kamis, 25 Juni 2026 19:29 WIB
Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern, Transparan dan Bebas Dari Kebocoran Anggaran
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar, Kamis (25/6/2026), bertempat di Pasar Tradisional Petisah.


Inovasi visioner ini bertujuan untuk merombak total manajemen pasar tradisional agar lebih modern, profesional, transparan, dan bebas dari kebocoran anggaran.


Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas tidak menampik adanya keluhan dari masyarakat yang mulai enggan datang ke pasar tradisional karena dinilai stagnan dan kurang nyaman dibandingkan pasar modern. Apalagi di masa zaman sekarang, semuanya dilihat lewat visual, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan lainnya.


"Masyarakat bilang, 'Kami kurang nyaman.', bentuknya kurang ada perubahan. Apalagi zaman sekarang, semua dilihat lewat visual dan masyarakat punya banyak pilihan, bahkan bisa belanja sambil scrolling dari HP," kata Rico Waas.


Menurut Rico Waas, disrupsi teknologi sudah tidak bisa dibendung. Oleh karena itu, PUD Pasar Kota Medan tidak boleh berjalan di tempat, melainkan harus bergerak masif dan melahirkan terobosan baru.


"kita harus beradaptasi untuk bisa masuk dalam dunia teknologi tersebut. Agar cara kerja kita semakin profesional, dan bisa dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat juga bisa semakin nyaman,"ujar Rico Waas.


Salah satu yang menjadi poin penting dari digitalisasi ini ialah pembenahan sistem pembayaran kontribusi pedagang. Selama ini, bilang Rico Waas, sektor tersebut kerap menjadi sorotan DPRD Kota Medan karena rentan mengalami kebocoran akibat pengelolaan yang belum maksimal.


Dengan sistem digitalisasi dengan menggandeng Bank Mandiri ini, Rico Waas menjamin seluruh aliran dana dari pedagang akan langsung masuk ke rekening PUD Pasar tanpa ada perantara.


"Hari ini adalah langkah yang berani. Agar nantinya semua pembayaran kontribusi oleh pedagang itu clear, tidak ada yang aneh-aneh di tengah. Tidak ada lagi istilah 'potong tengah'. Semuanya direct dan bisa dikontrol secara real time setiap harinya," tegas Rico Waas.


Diakhir sambutannya, Rico Waas memberikan apresiasi kepada Dirut PUD Pasar beserta seluruh jajarannya, Rico Waas menegaskan bahwa perjuangan memperbaiki sistem ini adalah demi masa depan para pedagang dan masyarakat kota Medan.


"Ini adalah sebuah langkah awal. Perubahan memang tidak mudah, tapi jangan takut dan jangan ragu untuk berubah karena ini untuk kebaikan kita semua. Pasar Petisah dan pasar-pasar lainnya adalah milik masyarakat Kota Medan yang harus kita perjuangkan," pungkasnya.


Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar perubahan metode pembayaran, melainkan sebuah pondasi awal dari reformasi tata kelola pasar yang lebih besar. Langkah ini juga turut menegaskan komitmen PUD Pasar untuk mengubah sistem pembayaran yang selama ini berbasis tunai menjadi nontunai.


"Ini adalah langkah awal reformasi tata kelola pasar menuju sistem yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan profesional. Ini juga menjadi semangat Bapak Wali Kota Medan dalam mewujudkan pemerintahan serta BUMD yang bersih," ujarnya.


Lebih lanjut Anggia mengatakan, transformasi digital ini lahir sebagai respons nyata terhadap tantangan berat yang dihadapi para pedagang pasar tradisional saat ini. Perubahan pola belanja masyarakat yang cepat, pesatnya perkembangan teknologi digital, hingga menjamurnya ritel modern dan e-commerce menuntut pasar tradisional untuk segera beradaptasi.


"Jika para pedagang tidak mampu mengimbangi tuntutan pelayanan yang cepat dan berkualitas, dikhawatirkan pasar tradisional akan kehilangan daya saingnya. Oleh karena itu, PD Pasar menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi membangun lingkungan pasar yang bersih, tertib, aman, dan nyaman.,"tambahnya. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Apresiasi Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan
Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
Pemko Medan dan DPRD Tetapkan Perubahan Propemperda Medan 2026, Wali Kota Medan Tegaskan Kepastian Hukum
Derap Langkah Membanggakan di HUT Ke-81 RI, Wali Kota Medan : Kalian Adalah Pemimpin Masa Depan Indonesia
Momen HUT Ke-81 RI, Wali Kota Medan Rico Waas Serahkan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI kepada Kadis Kominfo
komentar
beritaTerbaru