Baca Juga:
Medan – Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafizh-Hafizhah (IPQAH) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara serta LPTQ kabupaten/kota atas suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Sumut Tahun 2026.
Ketua IPQAH Sumut, Asren Nasution, menilai tingginya perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi energi positif bagi seluruh penggiat Al-Qur'an di daerah.
Menurutnya, dukungan dari Gubernur Sumatera Utara dan Sekretaris Daerah selaku Ketua Umum LPTQ Sumut harus menjadi modal penting bagi seluruh jajaran pengurus LPTQ, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan, untuk semakin memperkuat pembinaan dan pemberdayaan organisasi ke depan.
"Jika program pembinaan berjalan secara konsisten dan terstruktur, maka akan semakin banyak lahir bibit-bibit unggul yang sebelumnya mungkin belum terdeteksi. Ini menjadi investasi besar bagi masa depan pembinaan Al-Qur'an di Sumatera Utara," ujarnya.
Asren menilai secara umum penyelenggaraan MTQ Sumut 2026 berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Adapun jika terdapat beberapa hal yang belum sesuai harapan sebagian kafilah, hal tersebut dinilai wajar dalam pelaksanaan kegiatan berskala besar dan perlu disikapi dengan sikap saling memahami serta berjiwa besar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya bagi kafilah Sumatera Utara berada pada ajang MTQ Nasional yang akan digelar di Semarang. Pada kompetisi tersebut, para peserta terbaik dari seluruh provinsi akan bertanding untuk memperebutkan prestasi tertinggi tingkat nasional.
"Di tingkat nasional itulah hasil pembinaan yang dilakukan daerah akan benar-benar diuji. Masyarakat Sumatera Utara tentu berharap kafilah Sumut tetap diperhitungkan sebagai salah satu provinsi favorit peraih prestasi nasional," katanya.
Ia menambahkan, persiapan yang matang, ketangguhan mental, serta kemampuan peserta yang memenuhi standar nasional menjadi syarat utama untuk meraih hasil membanggakan di MTQ Nasional mendatang.
IPQAH juga melihat adanya perkembangan positif pada pelaksanaan MTQ Sumut 2026. Munculnya finalis dari berbagai kafilah kabupaten/kota maupun kafilah khusus, serta perpaduan antara peserta berpengalaman dan pendatang baru, menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur'an di daerah berjalan dengan baik.
"Variasi peserta yang tampil hingga babak final menjadi indikator positif bahwa pembinaan di daerah hidup dan berkembang. Ini memberikan harapan besar bagi masa depan prestasi Sumatera Utara," ungkap Asren.
Di akhir keterangannya, IPQAH Sumut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran LPTQ provinsi dan kabupaten/kota, serta penghormatan yang tinggi kepada seluruh dewan hakim yang telah menjalankan tugas dengan profesional, penuh integritas, dan menjunjung tinggi objektivitas dalam menentukan peserta terbaik.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dewan hakim yang telah mengemban amanah dengan kesungguhan dan semangat profesionalisme. Berkat dedikasi tersebut, Sumatera Utara memperoleh peserta-peserta terbaik yang akan membawa nama daerah menuju MTQ Nasional di Semarang," tutupnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News