Kamis, 06 Agustus 2026

Madina Perjuangkan Dua Tokoh Besar Jadi Pahlawan Nasional, Seminar Ilmiah Soroti Jejak Sutan Takdir Alisjahbana dan Willem Iskander

Administrator - Minggu, 21 Juni 2026 09:35 WIB
Madina Perjuangkan Dua Tokoh Besar Jadi Pahlawan Nasional, Seminar Ilmiah Soroti Jejak Sutan Takdir Alisjahbana dan Willem Iskander
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menunjukkan komitmennya dalam mengangkat tokoh-tokoh besar daerah yang memiliki kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Langkah tersebut diwujudkan melalui seminar ilmiah yang membahas pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi dua tokoh berpengaruh asal Mandailing, yakni Sutan Takdir Alisjahbana dan Willem Iskander.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Madina itu berlangsung di Aula STAIN Mandailing Natal, Kompleks STAIN Panyabungan, Jumat (19/6/2026).

Seminar mengangkat tema "Merintis Indonesia Modern: Jejak Pemikiran, Bahasa dan Kebudayaan Sutan Takdir Alisjahbana serta Menelusuri Jejak Kepahlawanan Willem Iskander dalam Membangun Pendidikan dan Kesadaran Bangsa."

Acara dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Afrizal Nasution, dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki perhatian besar terhadap sejarah dan budaya Mandailing, di antaranya Askolani Nasution, Patuan Mandailing, dan Dr. Datuk Imam Marzuki.

Seminar tersebut juga melibatkan Gerep Institut, sebuah lembaga kajian yang selama ini aktif meneliti sejarah dan kebudayaan Mandailing. Awalnya, komunitas tersebut fokus mengawal pengusulan Willem Iskander sebagai Pahlawan Nasional. Namun seiring perkembangan waktu, lembaga tersebut memperluas peran menjadi institusi pendidikan dan kajian yang lebih komprehensif.

Pemkab Madina Serius Usulkan Tokoh Daerah Menjadi Pahlawan Nasional

Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Madina, Dr. Ahmad Duroni Nasution, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari proses panjang dalam memperjuangkan tokoh-tokoh asal Mandailing Natal agar mendapatkan pengakuan negara atas jasa-jasa mereka.

Menurut Duroni, pengusulan gelar Pahlawan Nasional membutuhkan kajian akademik yang kuat, dukungan berbagai pihak, serta dokumentasi sejarah yang lengkap.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini terdapat berbagai dinamika dalam proses pengusulan tokoh dari Mandailing Natal. Salah satunya terkait fokus pengusulan yang sebelumnya lebih banyak diarahkan kepada Willem Iskander.

Namun, setelah berbagai diskusi dan koordinasi dilakukan, muncul peluang baru ketika Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mengundang Dinsos PPPA Madina untuk turut mengusulkan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai calon Pahlawan Nasional.

"Ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Mandailing Natal. Namun kita juga tidak dapat menutup mata bahwa masih banyak tokoh dari daerah ini yang memiliki jasa besar dan layak diperjuangkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional," ujar Duroni.

Sutan Takdir Alisjahbana Dinilai Berjasa Besar dalam Bahasa dan Kebudayaan Indonesia

Dalam sambutannya, Pj Sekda Madina Afrizal Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar tersebut.

Ia menilai kegiatan itu menjadi wujud kepedulian bersama dalam menggali kembali pemikiran, perjuangan, dan keteladanan tokoh-tokoh asal Bumi Gordang Sambilan yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perjalanan bangsa Indonesia.

Afrizal menegaskan bahwa Sutan Takdir Alisjahbana merupakan salah satu tokoh intelektual Indonesia yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan bahasa, sastra, kebudayaan, serta pemikiran modern di Indonesia.

Menurutnya, kontribusi tokoh tersebut tidak hanya dirasakan pada masanya, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam perkembangan dunia pendidikan dan kebudayaan nasional hingga saat ini.

"Beliau memiliki peran yang sangat besar dalam membangun pemikiran modern Indonesia, memperkuat bahasa Indonesia, serta memperkaya khazanah sastra dan kebudayaan nasional," ungkap Afrizal.

Selain membahas sosok Sutan Takdir Alisjahbana, seminar juga mengulas perjuangan Willem Iskander, tokoh pendidikan yang lahir di Tanah Mandailing dan dikenal sebagai salah satu pelopor pendidikan pribumi pada masa kolonial.

Afrizal menjelaskan bahwa Willem Iskander telah menanamkan nilai-nilai kemajuan, pentingnya pendidikan, dan kesadaran kebangsaan jauh sebelum Indonesia meraih kemerdekaan.

Perjuangannya dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat pribumi dinilai menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah pendidikan nasional.

"Willem Iskander merupakan sosok yang telah membuka jalan bagi lahirnya generasi terdidik di Nusantara. Semangatnya dalam membangun pendidikan layak menjadi inspirasi bagi generasi saat ini," katanya.

Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berharap lahir berbagai rekomendasi, masukan, serta kajian akademik yang dapat memperkuat proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi kedua tokoh tersebut.

Selain mendukung proses administrasi pengusulan, hasil seminar juga diharapkan mampu memperkaya literatur sejarah, memperkuat identitas budaya daerah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap jasa para tokoh bangsa asal Mandailing Natal.

Menutup sambutannya, Afrizal Nasution secara resmi membuka seminar dan berharap kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperjuangkan pengakuan negara terhadap tokoh-tokoh besar yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekdakab Madina Dr. Kapsan Usman Utomo Nasution, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Parlin Lubis, Plt Kepala Badan Kesbangpol Sudrajat Putra, akademisi, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta pegiat sejarah dan budaya Mandailing.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Saipullah Bangga Madina Tampil Maksimal di PRSU ke-50 Meski Dihimpit Keterbatasan Anggaran
Dari Kopi Mandailing hingga Gordang Sambilan, Bupati Saipullah Tunjukkan Kekayaan Madina di PRSU
Doa dari Tanah Suci untuk Madina! Bupati Saipullah Lepas 45 Jamaah Umroh Cahaya Rizki
Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution: Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat
Generasi Madina Harus Bangkit! Sekda, Ketua DPRD dan Kapolres Kompak Kampanye Tolak Narkoba
Respons Cepat Bupati Madina, Jalan Viral di Lingga Bayu Ditangani, Pembangunan Jalan Baru Terus Berlanjut
komentar
beritaTerbaru