Khidmat dan Penuh Makna, Polres Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Khidmat dan Penuh Makna, Polres Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
kota
Baca Juga:
Aparat gabungan dari Polres Padangsidimpuan, TNI, Pemerintah Kota, serta petugas Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika dalam razia besar yang digelar di lingkungan lapas, Senin malam (1/6/2026).
Pengungkapan tersebut disampaikan langsung Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Pratidina Mapolres Padangsidimpuan.
Dalam keterangannya, Kapolres AKBP Wira Prayatna menjelaskan razia gabungan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dengan menyasar sejumlah blok hunian warga binaan.
"Petugas gabungan melaksanakan razia di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Saat pemeriksaan di Blok E dan Blok F yang terdiri dari 20 kamar, tim menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika," ujar AKBP Wira Prayatna.
Dari hasil penggeledahan awal, petugas mengamankan dua alat hisap sabu, satu bungkus plastik klip transparan kosong, lima kaca pirex kosong, 12 pipet, enam cok sambung, lima kepala charger, serta empat unit powerbank.
Tak berhenti di situ, tim gabungan kemudian melanjutkan pemeriksaan ke area hunian maksimum security. Di lokasi tersebut, petugas menemukan barang bukti yang lebih mengejutkan.
"Petugas menemukan satu karung putih berisi dua bal narkotika golongan I jenis ganja dan satu plastik asoy merah yang berisi empat bal ganja di ruangan instalasi listrik lapas," jelas Kapolres.
Menurutnya, ganja tersebut disembunyikan secara rapi di bawah tempat penampungan air yang berada di area instalasi listrik, sehingga cukup sulit terdeteksi.
"Di ruangan instalasi listrik terdapat tempat penampungan air, dan di bawah penampungan itulah ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja," tambahnya.
Usai penemuan tersebut, Polres Padangsidimpuan langsung melakukan penyelidikan intensif dengan berkoordinasi bersama pihak lapas dan Kodim 0212/TS.
Dari hasil pengembangan, polisi menetapkan empat warga binaan sebagai pihak yang diduga terlibat dalam jaringan penyimpanan narkotika tersebut.
Keempat napi itu masing-masing berinisial FT yang diduga sebagai pemilik ganja, ZH yang berperan menyimpan narkotika di ruang instalasi listrik, AH yang diduga membujuk ZH, serta AR yang disebut memindahkan ganja ke area penyimpanan.
"Keempat orang tersebut merupakan narapidana yang saat ini juga sedang menjalani hukuman dalam perkara narkotika," tegas AKBP Wira Prayatna.
Kapolres menambahkan, pihaknya masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut, termasuk asal-usul barang haram yang berhasil masuk ke dalam lapas.
Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat gabungan dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Polres Padangsidimpuan memastikan proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.zal
Khidmat dan Penuh Makna, Polres Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
kota
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Padangsidimpuan Sukses Digelar, Kapolres AKBP Dr. Wira Prayatna Serukan Semangat Persatuan
kota
Pathil FC Juara! Wabup Madina Atika Sebut Turnamen Sepak Bola Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkoba
kota
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Paluta Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Perdamaian
kota
Kapolres Padang Lawas Tegaskan Semangat Pancasila di Hari Lahir 1 Juni 2026 Benteng Persatuan di Tengah Tantangan Global
kota
Razia Gabungan di Lapas Padangsidimpuan Bongkar Kasus Narkoba, Dandim 0212/Tapsel Tegaskan Komitmen Perang Total
kota
Dugaan Bisnis Haram di Balik Jeruji Terkuak, Polisi Sita 6 Ball Ganja di Lapas Padangsidimpuan
kota
Ganja Disembunyikan di Instalasi Listrik Lapas Padangsidimpuan, 4 Napi Terlibat! AKBP Wira Prayatna Sampaikan Hasil Razia Gabungan
kota
Waisak 2026 Aman dan Kondusif, Polres Padangsidimpuan Lakukan Sterilisasi dan Pengamanan Vihara
kota
Bupati Saipullah Tegaskan Pancasila Jadi Benteng Persatuan Bangsa di Tengah Ancaman Perpecahan
kota