Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Pemkab Madina berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara.
Pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa tata kelola keuangan di lingkungan Pemkab Madina terus menunjukkan perbaikan dan semakin sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.
Dokumen hasil pemeriksaan diserahkan langsung oleh BPK RI Perwakilan Sumatera Utara kepada Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution bersama Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis, didampingi sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), di kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol No.22, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (29/5/2026).
Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menegaskan bahwa raihan opini WTP ini merupakan buah dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pengelolaan serta pelaporan keuangan secara berkelanjutan.
Meski demikian, Saipullah mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri. Sebab, masih terdapat sejumlah rekomendasi dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan ke depan.
"Capaian ini menjadi bukti bahwa kita terus melakukan pembenahan terhadap laporan keuangan daerah. Namun tentu masih ada rekomendasi dari BPK yang perlu kita tindak lanjuti agar hasilnya semakin baik," ujar Saipullah.
Ia menambahkan, ke depan Pemkab Madina berencana memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam memahami sistem penganggaran dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Madina akan menjalin kerja sama dengan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara melalui pelatihan teknis bagi ASN agar memiliki pemahaman yang seragam terkait tata kelola keuangan daerah.
"Dengan pemahaman yang sama, harapannya ASN Pemkab Madina semakin memahami tentang laporan keuangan sekaligus dapat mengurangi tingkat kesalahan pada masa mendatang," kata Saipullah.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis. Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah agar kualitas pengelolaan keuangan semakin meningkat setiap tahun.
Erwin berharap, ke depan opini WTP tidak hanya dipertahankan, tetapi juga semakin disempurnakan tanpa adanya catatan atau rekomendasi yang perlu diperbaiki.
"Harapannya tahun-tahun mendatang tidak ada perubahan, bahkan harus lebih kita tingkatkan. Kita WTP dengan catatan, besok tidak ada lagi dengan catatan," tegas Erwin.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Madina, Afrizal Nasution, memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah bekerja maksimal hingga opini WTP kembali berhasil dipertahankan.
Menurut Afrizal, rekomendasi dari BPK seharusnya dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan, bukan sekadar catatan administratif.
Ia berharap budaya kerja yang baik dalam pengelolaan keuangan bisa terus dibangun demi mewujudkan visi pembangunan daerah.
"Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Ke depan, kita harus menjadikan capaian ini sebagai budaya kerja sebagaimana harapan pimpinan dalam mewujudkan Madina Maju," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap LKPD memiliki tiga tujuan utama.
Pertama, memastikan laporan keuangan daerah telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
"Kami memastikan laporan keuangan tidak disusun asal-asalan. Semua sudah memiliki standar yang jelas dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah," jelas Henry.
Kedua, pemeriksaan dilakukan untuk mengukur tingkat kepatuhan pemerintah daerah terhadap aturan yang berlaku.
Sedangkan ketiga, BPK menilai efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI) pemerintah daerah, termasuk implementasinya dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Henry mengungkapkan, hasil pemeriksaan biasanya juga memunculkan sejumlah temuan, seperti belanja pegawai yang melampaui batas ketentuan, hingga penempatan ASN yang tidak sesuai kompetensi.
"Kadang ditemukan belanja pegawai terlalu besar, ada pegawai yang kompetensinya tidak sesuai dengan jabatan, atau sebaliknya, pegawai yang kompeten justru tidak ditempatkan pada posisi yang tepat," terangnya.zal
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota