Jumat, 08 Mei 2026

Indeks Kerukunan dan Demokrasi Sumut Naik, Jadi Sinyal Positif bagi Pembangunan

Administrator - Kamis, 07 Mei 2026 23:51 WIB
Indeks Kerukunan dan Demokrasi Sumut Naik, Jadi Sinyal Positif bagi Pembangunan
Temu Pers bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Indeks Kerukunan Umat Beragama dan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan dan masuknya investasi ke daerah.


Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Mulyono pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (7/5/2026).


Pada tahun 2024, Indeks Kerukunan Umat Beragama Sumut tercatat sebesar 80,88 dan meningkat menjadi 81,2 pada tahun 2025. Sementara Indeks Demokrasi Indonesia Sumut naik dari 80,19 pada tahun 2024 menjadi 81,5 pada tahun 2025.


Menurut Mulyono, capaian tersebut menunjukkan kondisi sosial dan demokrasi di Sumut semakin baik, sehingga mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan.


"Beberapa pengukuran (indeks) ini sangat mendukung bagaimana program pembangunan bisa berjalan dengan baik," kata Mulyono.


Untuk terus meningkatkan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Kesbangpol melaksanakan berbagai program, di antaranya edukasi dan pembekalan solidaritas ketahanan sosial serta wawasan kebangsaan bagi organisasi masyarakat dan kelompok masyarakat.


Selain itu, Pemprov Sumut juga menggelar dialog yang melibatkan tokoh agama, pemimpin adat, dan masyarakat dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).


Program lainnya meliputi pemberantasan narkoba, sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme, hingga sosialisasi wawasan kebangsaan bagi pelajar.


Khusus dalam pemberantasan narkoba, Kesbangpol Sumut menjalankan berbagai program sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Kesbangpol juga membentuk konselor adiksi untuk membantu penanganan masyarakat yang terpapar narkoba.


"Artinya konselor ini orang-orang yang memberikan bimbingan pada orang yang terpapar narkoba, rencana rehabilitasinya, mereka juga memberikan bimbingan pada masyarakat untuk deteksi dini," ujar Mulyono.


Ia juga menyampaikan, Sumut saat ini gencar melakukan kampanye anti narkoba melalui berbagai media. Bahkan, Sumut menempati peringkat kedua nasional dalam kampanye anti narkoba.(Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
AFF U-19 2026 Masuk Fase Drawing, Bobby Nasution Pastikan Fasilitas “Di Atas Layak”
Pelantikan PWPM, Rico Waas: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Penguatan BPBD Hadapi Risiko Bencana yang Kian Kompleks
Pasca Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban
Pemprov Sumut Kucurkan Rp443 Miliar Bagi Hasil Pajak Rokok dan Kurang Salur, Bobby Nasution Tekankan Keseimbangan Belanja Daerah
Bobby Nasution Apresiasi Bantuan Pemprov Lampung untuk Korban Bencana
komentar
beritaTerbaru