Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Seorang remaja laki-laki berinisial AAS (16) meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi racun jenis herbisida, Selasa (5/5/2026).
Kejadian ini pertama kali diketahui pada pagi hari saat korban mengeluhkan rasa sakit hebat di bagian perut kepada nenek angkatnya, yang selama ini merawatnya.
Kapolsek Batang Toru, AKP P. M. Siboro, menjelaskan bahwa keluarga sempat memberikan pertolongan awal. Namun kondisi korban justru semakin memburuk dalam waktu singkat.
"Korban awalnya mengeluh sakit perut. Pihak keluarga sudah berupaya membantu, tetapi kondisinya terus menurun," ungkapnya.
Kepanikan keluarga meningkat setelah menemukan botol herbisida dan minyak makan di sekitar rumah, dengan isi yang telah berkurang cukup banyak. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban telah mengonsumsi zat berbahaya.
Dalam kondisi masih sadar, korban sempat menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman seperti merasa kepanasan dan meminta susu kepada keluarga. Bahkan, ia beberapa kali menyiram tubuhnya dengan air.
Melihat kondisi yang semakin kritis, keluarga segera membawa korban ke puskesmas setempat menggunakan becak untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan tenaga medis, korban masih dalam keadaan sadar saat tiba di fasilitas kesehatan. Dalam pengakuannya, ia menyebut telah meminum racun karena merasa pikirannya "sumpek".
Namun demikian, motif pasti di balik tindakan tersebut masih belum dapat dipastikan.
"Korban sempat mengaku meminum racun, tapi alasan pastinya masih dalam pendalaman," kata AKP Siboro.
Karena kondisi yang terus memburuk, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Sayangnya, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya.
Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk botol herbisida, minyak makan, dan kaleng susu yang diduga dikonsumsi korban setelah kejadian.
Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil sementara, diketahui bahwa dalam dua pekan terakhir korban menunjukkan perubahan perilaku, seperti sering terlihat murung dan gelisah.
"Indikasi awal mengarah pada dugaan bunuh diri, namun kami masih terus melakukan pendalaman berdasarkan fakta dan keterangan saksi," jelasnya.
Diketahui, korban telah diasuh oleh nenek angkatnya selama kurang lebih tujuh tahun terakhir. Hal ini disebabkan kondisi ekonomi orang tua kandungnya yang harus menghidupi delapan orang anak.
Meski tinggal terpisah, jarak rumah orang tua dan nenek korban masih berada dalam satu desa.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News