UNPAB Perluas Jejaring Global Lewat Kunjungan Budaya dan Peradaban Islam ke Tiongkok
Jakarta Sumut24.coUniversitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) ikut ambil bagian dalam kunjungan persahabatan ke Republik Rakyat Tiongkok
Advertorial
Baca Juga:
Menurut Oman Lukmanul Hakim MS, pembentukan sebuah provinsi baru tidak dapat hanya didorong oleh semangat emosional maupun kepentingan sesaat, melainkan harus berdiri di atas kajian akademik yang kuat, relevan, dan sesuai dengan kondisi kekinian daerah.
"Kita perlu memperjelas terlebih dahulu, kajian akademik tahun berapa yang digunakan sebagai dasar pengusulan DOB Sumatera Timur ini. Hal tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh data, indikator, serta proyeksi yang digunakan benar-benar masih relevan dengan situasi ekonomi, sosial, dan fiskal daerah saat ini," ujar Oman.
Ia menegaskan bahwa kondisi keuangan negara maupun daerah saat ini sedang menghadapi tantangan serius.
Menurutnya, hampir seluruh pemerintah daerah tengah berada dalam tekanan efisiensi anggaran yang cukup berat, sehingga wacana pemekaran harus dipertimbangkan secara matang dan realistis.
"Sama-sama kita pahami, kondisi fiskal saat ini tidak sedang baik-baik saja. Banyak daerah mengalami keterbatasan PAD, bahkan harus melakukan penghematan di berbagai sektor. Situasi efisiensi anggaran ini menjadi tantangan nyata yang tidak boleh diabaikan dalam membahas rencana DOB," jelasnya.
Oman juga menyoroti apabila kajian yang digunakan masih mengacu pada data tahun 2013–2014, maka diperlukan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, kondisi pada masa itu sangat berbeda dengan situasi saat ini, terutama karena adanya dukungan anggaran besar dari pemerintah provinsi yang pada akhirnya juga meninggalkan persoalan administratif dan keuangan di berbagai daerah.
"Pada periode tersebut memang terlihat adanya ketersediaan anggaran yang cukup besar. Namun kita juga belajar bahwa banyak program dan kegiatan yang pada akhirnya menimbulkan persoalan penunggakan pembayaran. Kita tentu tidak ingin pengalaman seperti itu kembali terulang hanya karena keputusan besar diambil tanpa perhitungan yang matang," tegas Oman.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, akademisi, hingga pemangku kebijakan untuk menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan politik tertentu.
"Kita semua tentu menginginkan kemajuan bagi daerah yang kita cintai ini. Namun mari melihat persoalan ini secara objektif dan rasional. Jangan hanya terjebak pada dikotomi setuju atau tidak setuju, tetapi utamakan kajian, data, dan kepentingan masyarakat luas," ungkapnya.
Jakarta Sumut24.coUniversitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) ikut ambil bagian dalam kunjungan persahabatan ke Republik Rakyat Tiongkok
Advertorial
MOMEN HARKITNAS 2026 JAGA TUNAS BANGSA
kota
Polisi Sebut Hasil Autopsi Kresentia Hoess Sudah Keluar, Belum Dipublikasikan
kota
Advokat gugat Otto Hasibuan ke PN Medan terkait perpanjangan jabatan Ketum DPN Peradi
kota
Visa Turis, Judi Online, dan Generasi yang Terancam Alarm Kedaulatan Digital Indonesia
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas
kota
Bupati Solok , Meresmikan Penyalaan secara Simbolis Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)
kota
Jakarta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) memiliki pera
News
Sumedang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan SDM dan bidan
News
MEDAN, SUMUT24.CO Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mulai menjadi perbincangan hangat di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Pa
News