Senin, 04 Mei 2026

Hardiknas 2026 di Madina, Wabup Atika Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal

Administrator - Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB
Hardiknas 2026 di Madina, Wabup Atika Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co -

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Kabupaten Mandailing Natal menjadi momentum penguatan arah pembangunan sektor pendidikan yang lebih merata dan berkarakter. Upacara yang digelar di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Sabtu (2/5/2026), dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution.

Dalam amanatnya, Wabup Atika tidak hanya membacakan pesan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, tetapi juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dinilai menjadi ujung tombak kemajuan pendidikan di daerah.

"Atas dedikasi bapak dan ibu guru, kami menyampaikan terima kasih. Peran ini sangat penting dalam membentuk generasi masa depan," ujarnya di hadapan peserta upacara.

Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, menurut Atika, terus berupaya menyelaraskan kebijakan daerah dengan program pemerintah pusat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta penguatan kapasitas tenaga pendidik agar kualitas pembelajaran semakin optimal.

Selain aspek akademik, Atika menekankan pentingnya memasukkan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam sistem pendidikan. Hal ini dinilai penting untuk membangun karakter generasi muda agar tetap memiliki identitas budaya di tengah arus modernisasi.

"Pendidikan tidak hanya soal ilmu, tetapi juga pembentukan akhlak dan jati diri. Kearifan lokal harus menjadi bagian dari proses tersebut," katanya.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui optimalisasi anggaran pendidikan, termasuk pemenuhan alokasi wajib yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru.

Menurut Atika, berbagai program yang telah dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Kesenjangan antara sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan kini berangsur menurun, terutama dalam hal pemerataan tenaga pengajar dan pembangunan fasilitas pendidikan.

"Kita mulai melihat pemerataan yang lebih baik, tanpa membedakan lokasi sekolah," jelasnya.

Di sisi lain, Atika turut menyambut positif kehadiran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai lembaga yang berdiri sendiri. Menurutnya, langkah ini membuat arah kebijakan pendidikan menjadi lebih fokus, terutama pada peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan seni dari para siswa, termasuk tari kreasi tingkat kabupaten. Penampilan tersebut mencerminkan potensi dan kreativitas generasi muda Mandailing Natal yang dinilai mampu bersaing di tingkat regional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Pj Sekdakab Mandailing Natal Afrizal Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Faisal Situmorang, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya.

Momentum Hardiknas tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat akan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata dan berkarakter di Mandailing Natal.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hardiknas 2026: Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
Bupati Asahan Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Soroti Lima Kebijakan Strategis Pendidikan
Wabup Sergai Adlin Tambunan Kenakan Pakaian Adat Jawa, Pimpin Upacara Hardiknas 2026 di Sei Rampah
Hardiknas 2026: Pendidikan Ditegaskan sebagai Janji Kemerdekaan
Hardiknas ke-67 di SMPN 2 Beringin: Simfoni Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan Inklusif
Pimpin Upacara Hardiknas, Rico Waas: Pendidikan Hak Asasi dan Sipil Setiap Insan
komentar
beritaTerbaru