Baca Juga:
Tapsel | Sumut24.co
Warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di area perkebunan karet, Selasa (28/4/2026).
Penemuan tersebut terjadi di lokasi terpencil yang cukup jauh dari permukiman warga, tepatnya di sekitar aliran mata air di tengah kebun karet. Kondisi jenazah yang ditemukan pun sangat mengenaskan dan sudah sulit dikenali.
Kapolsek Batang Toru, AKP P. M. Siboro, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, informasi awal diterima dari Kepala Desa Batu Godang setelah warga melaporkan kejadian tersebut.
"Setelah kami menerima laporan, tim langsung menuju lokasi sekitar pukul 23.30 WIB. Di sana ditemukan sesosok mayat dalam posisi menyamping dengan kondisi sudah membusuk," ujar AKP P. M. Siboro, Rabu (29/4/2026) malam.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani setempat bernama Asron Sihombing, yang juga merupakan pemilik kebun tempat jasad itu ditemukan. Ia mengaku awalnya mencium bau menyengat sebelum akhirnya menemukan sosok mayat tersebut.
Lokasi penemuan diketahui berjarak sekitar enam kilometer dari permukiman warga, sehingga proses evakuasi sempat mengalami kendala karena medan yang sulit dijangkau.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kondisi jenazah sudah sangat rusak akibat pembusukan. Bahkan, sebagian bagian tubuh korban telah menjadi kerangka, sehingga menyulitkan proses identifikasi.
"Tim kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Sipirok untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian," jelasnya.
Selain itu, dari lokasi penemuan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua ember cat berwarna putih. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah barang tersebut memiliki kaitan dengan korban.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Polisi juga membuka kemungkinan adanya unsur tindak pidana, meski belum dapat disimpulkan secara pasti.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat untuk membantu proses identifikasi," pungkas Kapolsek.
Kasus ini kini menjadi perhatian warga setempat yang berharap identitas korban segera terungkap dan penyebab kematian dapat diketahui secara jelas.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News