Selasa, 21 April 2026

Nahas di Tengah Hujan! Remaja 14 Tahun di Tapanuli Selatan Tewas Tersambar Petir

Administrator - Selasa, 21 April 2026 21:36 WIB
Nahas di Tengah Hujan! Remaja 14 Tahun di Tapanuli Selatan Tewas Tersambar Petir
Istimewa

Tapsel | Sumut24.co

Baca Juga:

Duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Ramadhan Nola Sitompul meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras, Sabtu (18/4/2026) sore.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Wek IV, Dusun Kampung Baru, sekitar pukul 16.00 WIB, ketika hujan lebat disertai kilatan petir mengguyur wilayah tersebut.

Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, saat kejadian korban tengah berada di luar rumah bersama sejumlah temannya.

"Korban bersama teman-temannya mandi hujan sekaligus mengambil tebu di sekitar pekarangan depan rumah," ungkap AKP Penggar, Minggu (19/4/2026).

Setelah itu, mereka duduk santai di depan rumah sambil menikmati tebu yang telah diambil. Namun nahas, cuaca yang masih ekstrem tiba-tiba berubah semakin berbahaya.

Tanpa tanda-tanda sebelumnya, sambaran petir langsung mengenai korban. Ramadhan seketika pingsan di lokasi kejadian.

"Teman korban yang panik langsung berlari memberi tahu orang tua korban," jelas Kapolsek.

Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Batang Toru untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, meski telah dilakukan penanganan awal oleh tenaga kesehatan, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

"Setibanya di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.

Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan keterangan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan unsur lain dalam kejadian ini. Insiden tersebut dipastikan murni akibat faktor alam.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai petir.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas," tegas AKP Penggar.

Jenazah korban telah dimakamkan pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru.

Kepergian Ramadhan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bahaya cuaca ekstrem bisa datang kapan saja dan tanpa peringatan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
GARUDA 08, SYAMSUL RIZAL : MENGECAM SIKAP AGRESIF TENTARA ISRAEL ATAS KEMATIAN ANGGOTA TNI DI LIBANON
Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Sawit Adolina Sergai
Tragis! Pejalan Kaki Lansia Tewas Ditabrak Angkot di Batunadua Padangsidimpuan
Korban Lompat dari Apartemen Jln Nikel Sukaramai Teridentifikasi Bernama Alfiansyah.
Polisi Selidiki Pria Tewas Karena Terjatuh dari Apartemen di Jalan Nikel Sukaramai Medan
Rumah Kontrakan Terbakar 2 Pegawai Lapas Labuhanbatu Tewas Terpanggang
komentar
beritaTerbaru