Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Baca Juga:
- KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Deli Serdang Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
- Rudy Marpaung Belum Disidangkan, Kasus Temuan 2 Ons Sabu dan Rp400 Juta di Rutan Sidikalang Dipertanyakan
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Polemik terkait rencana kenaikan penghasilan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Isu ini tidak hanya menuai sorotan publik, tetapi juga mendapat respons dari kalangan politikus setempat.
Salah satunya datang dari H. Rusydi Nasution yang menilai kebijakan tersebut memang memiliki dasar hukum yang sah. Namun, ia mengingatkan bahwa implementasi kebijakan tetap harus mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat saat ini.
"Secara regulasi memang tidak ada yang dilanggar. Tapi kita juga tidak bisa menutup mata terhadap realitas yang sedang dihadapi masyarakat. Empati dan kebijaksanaan itu penting," ujar Rusydi saat dimintai tanggapan, Rabu (1/4/2026).
Sebagai kader Partai Gerindra, Rusydi menegaskan bahwa nilai perjuangan partainya selalu mengedepankan kepentingan rakyat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk menyesuaikan pendapatan demi kepentingan yang lebih luas.
"Kami di Gerindra diajarkan untuk mengutamakan rakyat. Kalau memang situasinya belum memungkinkan, kami siap menahan atau menyesuaikan pendapatan, meskipun aturan memperbolehkan kenaikan," tegasnya.
Menurut Rusydi, persoalan kenaikan penghasilan DPRD tidak bisa dilihat semata dari sisi legalitas. Ia menilai, aspek kepatutan sosial justru menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Ia juga menyinggung dampak dinamika global yang turut dirasakan hingga ke daerah. Mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin membebani masyarakat.
"Kondisi global sekarang ini nyata dampaknya sampai ke daerah. Di situasi seperti ini, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkapnya.
Polemik ini pun diperkirakan masih akan terus bergulir, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kebijakan yang dinilai sensitif di tengah tekanan.zal
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
JAKARTA, INDONESIA Green SM Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) hari ini mengumumkan penandatanganan perjanjian pinjaman investasi lim
Ekbis
Sorotan Tajam! Politikus Gerindra Rusydi Nasution Minta DPRD Padangsidimpuan Tahan Kenaikan Gaji di Tengah Tekanan Ekonomi
kota
Gak Cuma Belajar, Alfamidi Class di SMK Negeri 1 Padangsidimpuan Cetak Generasi Siap Kerja
kota
Bangga dan Haru! Prajurit Kodim 0212/Tapsel Naik Pangkat dan Purna Tugas, Ini Pesan Dandim Letkol Inf Dedi Harnoto
kota
Prapid Kasus Penipuan Miliaran 34 Personel oleh Ex Polisi Disorot, Polres Padangsidimpuan Bantah Tuduhan Tak Prosedural
kota
sumut24.co ASAHAN, Sebuah musibah kebakaran melanda kawasan Jalan SM Raja No. 289, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabu
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Pendidikan resmi membuka kegiatan Seminar EduDay 2026 pada Kamis (2/4
News
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra danbagian dari Astra Financial, terus berupaya mewujudkan komit
News
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri pembukaan Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M yang digelar PT Bank Sum
News