Rabu, 01 April 2026

Wisata Lebaran Sumut Tembus Ratusan Ribu, Danau Toba Dominan-Daerah Lain Mulai Bangkit

Administrator - Rabu, 01 April 2026 13:03 WIB
Wisata Lebaran Sumut Tembus Ratusan Ribu, Danau Toba Dominan-Daerah Lain Mulai Bangkit
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN, - Kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Meski data belum sepenuhnya masuk, total sementara yang dihimpun dari kabupaten/kota sudah mencapai ratusan ribu pengunjung, dengan kawasan Danau Toba masih menjadi magnet utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengungkapkan bahwa khusus kawasan Danau Toba, data yang masuk baru dari lima kabupaten dengan total 107.019 wisatawan.

"Dari jumlah itu, kunjungan tertinggi berasal dari Samosir sebanyak 82.339 orang. Disusul Kabupaten Karo 11.727 pengunjung, Humbang Hasundutan 5.661, Tapanuli Utara 4.289, dan Pakpak Bharat 3.009," ujar Yuda saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (1/4).

Sementara tiga kabupaten lain di kawasan Danau Toba seperti Simalungun, Toba, dan Dairi, masih dalam proses penginputan data.
Tak hanya Danau Toba, pergerakan wisatawan juga terlihat signifikan di kawasan lain.

Di Pantai Timur Sumut, Kota Medan mencatat kunjungan sekitar 23 ribu orang. Deli Serdang dan Binjai masing-masing mencapai belasan ribu dan sekitar 5-8 ribu pengunjung.

Kabupaten Asahan dan Labuhanbatu Utara juga mencatat angka yang cukup tinggi, yakni sekitar 8 ribu dan 13 ribu wisatawan.

Sementara itu, Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salah satu destinasi favorit dengan jumlah kunjungan mencapai sekitar 60 ribu orang selama libur Lebaran.

Di wilayah Langkat, sejumlah destinasi unggulan seperti Bukit Lawang dan Tangkahan turut menyumbang angka signifikan dengan total kunjungan mencapai 25.400 wisatawan.

Adapun kawasan Pantai Barat yang meliputi Sibolga dan Tapanuli Tengah serta Nias Utara, mencatat total kunjungan sekitar 35.886 wisatawan.

Yuda menegaskan, distribusi wisatawan saat ini tidak lagi terpusat di Danau Toba, melainkan mulai menyebar ke berbagai daerah di Sumut. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait infrastruktur dan akses menuju destinasi wisata.

"Banyak potensi wisata di kabupaten/kota yang belum bisa kami dorong maksimal karena akses dan fasilitasnya belum memadai. Kami tidak ingin promosi besar-besaran, tapi saat wisatawan datang justru tidak sesuai harapan," tegasnya.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata di daerah juga masih menghadapi tantangan dari sisi prioritas kebijakan. Banyak pemerintah kabupaten/kota yang masih menempatkan pariwisata sebagai sektor sekunder.

"Pariwisata ini sering dianggap belum prioritas karena dampak ekonominya tidak langsung terasa. Daerah masih fokus pada pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan," jelasnya.

Hal ini, lanjut Yuda, terlihat dari struktur organisasi di sejumlah daerah yang masih menggabungkan dinas pariwisata dengan sektor lain seperti pemuda dan olahraga, koperasi, dan bidang lainnya.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa pariwisata belum menjadi sektor unggulan di sebagian daerah. Padahal, jika dikelola serius, dampaknya bisa besar terhadap perekonomian," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Potensi Pungli di Destinasi Wisata Sumut Masih Tinggi, Dispar Dorong Pembentukan Pokdarwis
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
Cek Layanan Kesehatan RSUD Panyabungan Pasca Lebaran, Bupati Madina Saipullah Ingatkan Tenaga Medis Jaga Standar “Si Jeges”
Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
Lebaran di New York, Sandiaga Salahuddin Uno Dampingi Anak yang Segera Melahirkan
Hari Pertama Lebaran, Koramil 11/TB dan Pemuda Pancasila Patroli Siskamling Jaga Kondusivitas Wilayah
komentar
beritaTerbaru