Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelayanan kesehatan di RSUD Panyabungan, yang ia tinjau langsung pada Rabu (25/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Saipullah didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Madina Afrizal serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.
Rombongan melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas rumah sakit, mulai dari ruang perawatan pasien, instalasi gawat darurat, hingga sarana dan peralatan medis yang digunakan dalam menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Tidak hanya melihat kondisi fasilitas, Bupati Saipullah juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
Selain itu, ia juga memberikan arahan kepada para tenaga medis, baik dokter maupun perawat, agar terus meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan melalui tagline "Si Jeges".
Menurut Saipullah, momentum hari pertama kerja setelah libur Lebaran menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh pelayanan publik kembali berjalan normal dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Saipullah juga menyinggung bahwa tanggal 25 Maret 2026 merupakan hari pertama seluruh instansi pemerintah kembali beraktivitas secara resmi setelah libur panjang Idul Fitri.
Ia juga mengingatkan bahwa situasi global, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor, termasuk kebijakan pemerintahan di dalam negeri.
Selain itu, pemerintah pusat juga menerapkan kebijakan fleksibilitas kerja seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) guna mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul, termasuk mobilitas pegawai setelah masa libur panjang.
Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama di sektor vital seperti pelayanan kesehatan.
"Pelayanan rumah sakit tidak mengenal waktu. Apalagi pada masa Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap tinggi. Karena itu, pelayanan harus dipastikan tetap berjalan maksimal," tegas Saipullah.
Dari hasil peninjauan tersebut, Bupati Saipullah memastikan bahwa seluruh layanan di RSUD Panyabungan tetap berjalan dengan baik.
Berbagai unit pelayanan seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli umum, ruang rawat inap, laboratorium, hingga layanan persalinan dan perawatan anak terpantau tetap beroperasi secara normal.
Ia juga mengaku sengaja menggali informasi langsung dari para pasien terkait pengalaman mereka dalam menerima layanan di rumah sakit, baik dari sisi administrasi maupun pelayanan medis.
Hasilnya, mayoritas pasien mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan dan tidak merasakan adanya penurunan kualitas layanan, baik selama bulan Ramadan maupun selama libur Lebaran.
"Alhamdulillah, pelayanan tetap berjalan sesuai dengan janji layanan yang telah ditetapkan," ujar Saipullah.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News