Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Mendagri Tekankan Penguatan Kapasitas Kepala Daerah
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
Baca Juga:
- Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg
- Terkait ASN Nias Jatuh di Apartemen 2 Wanita Ditetapkan Tersangka
- 91 ASN Tapsel Tuntaskan Diklat BPKP, Bupati Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Rampung Sepekan
paluta | Sumut24.co
Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali mencuat. Kali ini menimpa Irvan (48), seorang kontributor televisi nasional tvOne yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang wanita oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YS.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore, 13 Maret 2026, di area parkir Rumah Makan Pondok Agung, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.
Akibat kejadian itu, Irvan mengalami luka memar di bagian perut setelah dipukul berulang kali oleh terduga pelaku.
Kronologi Penganiayaan
Saat dikonfirmasi, Irvan menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah dirinya masuk ke dalam mobil yang terparkir di lokasi kejadian.
Ia mengaku terkejut ketika tiba-tiba seorang wanita yang mengenakan seragam batik ASN lengkap dengan kartu identitas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mendatanginya dengan emosi.
"Saya kaget. Tiba-tiba saja dia marah-marah dan langsung menyerang saya, padahal saat itu saya sudah berada di dalam mobil," ungkap Irvan ketika ditemui saat membuat laporan di Polres Tapanuli Selatan.
Menurutnya, serangan tidak berhenti hanya sekali. Terduga pelaku diduga memukulnya berulang kali menggunakan tangan kosong.
"Sekitar tiga kali perut saya dipukul, bahkan sempat dicakar juga. Akibatnya bagian perut saya memar dan terluka," ujarnya sambil memperlihatkan bekas luka di tubuhnya.
Diduga Dipicu Konfirmasi Jurnalistik
Irvan menduga tindakan tersebut berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang ia lakukan sebelumnya. Ia mengaku sempat menghubungi YS melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait informasi yang diterimanya.
Namun, respons yang diterimanya justru penuh emosi.
"Saat saya konfirmasi lewat WhatsApp, dia sudah marah dan membalas dengan kata-kata kasar," jelas Irvan.
Konfirmasi tersebut berkaitan dengan dugaan aktivitas YS yang disebut-sebut menjalankan praktik pinjaman uang dengan bunga tinggi atau rentenir.
Dugaan Praktik Rentenir
Berdasarkan informasi yang dihimpun Irvan, praktik tersebut diduga menyasar sejumlah kepala desa di wilayah Padang Lawas Utara yang sedang membutuhkan dana cepat.
"Informasi yang kami dapatkan, setiap peminjam dikenakan bunga cukup tinggi. Bahkan kabarnya targetnya para kepala desa, dan jaminannya adalah SK kepala desa," ujarnya.
Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dari pihak berwenang.
Dilaporkan ke Polisi
Tidak terima atas tindakan kekerasan yang dialaminya, Irvan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tapanuli Selatan.
Laporan itu tercatat dengan nomor:
LP/STTLP/B/94/III/2026/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.
Pihak kepolisian memastikan laporan tersebut telah diterima dan akan ditindaklanjuti.
Polisi Pastikan Kasus Jadi Perhatian
Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Sitorus, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
Ia menegaskan bahwa kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
"Benar, laporan korban sudah kami terima secara resmi. Kasus ini akan menjadi atensi Polres Tapanuli Selatan dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya mencari dan menyampaikan informasi kepada publik. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan transparan sehingga memberikan keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang.red
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ
kota
sumut24.co Tapanuli Selatan, Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru seb
News
sumut24.co MEDAN, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga akhir Juli 2026 menunjukkan kinerja yang me
kota
Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid ArRifa&039i TPI Medan
kota
sumut24.co KARO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam me
News
sumut24.co MEDAN, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama DPRD Provinsi Sumatera Utara resmi menyepakati Rancangan P
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara ser
kota
Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko
kota
sumut24.co Deliserdang,, Kabar baik bagi masyarakat Medan Marelan, Helvetia, dan sekitarnya. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif N
News