Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
kota
Baca Juga:
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta pemerintah daerah menyiapkan pemetaan rencana pembangunan untuk menentukan skala prioritas di berbagai sektor. Hal ini dilakukan agar alokasi anggaran dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (12/3/2026).
Turut mendampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas PUPR Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, serta sejumlah pejabat lainnya.
"Kita melihat memang bagaimana potensi besar sumber daya di Nias Utara. Jika memang diperlukan (membantu pembangunan), kita akan intervensi dari Pemprov. Sementara urusan wajib juga kami siapkan," ujar Bobby Nasution.
Menurutnya, penentuan alokasi pembangunan di wilayah Kepulauan Nias, khususnya Nias Utara, perlu didasarkan pada pemetaan yang jelas. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan sektor mana yang menjadi prioritas pembangunan.
"Misalnya pertimbangan jika di sana itu ada Hub Ekonomi dan Logistik, Zona Produksi, dan Destinasi Wisata/Budaya. Mana yang bisa kita perbaiki dan kita bangun. Tapi saya minta pemetaan dulu, agar kita bisa tahu mana yang jadi prioritas," jelas Bobby Nasution.
Selain itu, Bobby Nasution juga menilai beberapa kondisi di wilayah Kepulauan Nias memerlukan penanganan khusus agar pembangunan dapat berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut termasuk peningkatan pelayanan publik, seperti sektor kesehatan dan sarana pendidikan.
"Untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Provinsi akan bantu. Tetapi memang kita punya keterbatasan, sehingga kita akan melihat dulu mana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di sana. Dan nanti pasca Hari Raya Idulfitri, kami akan berkantor di sana," jelas Gubernur.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan bahwa saat ini terjadi penambahan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp114 miliar. Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap kabupaten yang masuk kategori wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
"Terima kasih Pak Gubernur, karena memungkinkan ada perbaikan di Nias Utara terutama infrastruktur jalan, fasilitas pendukung sekolah dan kesehatan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar beberapa sarana yang memprihatinkan kondisinya, bisa dibangun," ujar Amizaro.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
kota
Di Momen Musrenbang Sumut 2027, Mendagri Tito Karnavian dan Bupati Tapsel Gus Irawan Kompak Tancap Gas Pembangunan
kota
Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga Buka BKMT Angkola Selatan &ldquoGotong Royong Kekuatan Utama Daerah!&rdquo
kota
Praperadilan Ditolak! PN Sibuhuan Tegaskan Penetapan Tersangka Polres Palas Sah Secara Hukum
kota
Wabup Madina Sambut JCH di Asrama Haji Medan, Tekankan Fokus Ibadah dan Kekompakan
kota
Menuju WTP Lagi, Paluta Sambut Pemeriksaan LKPD 2025 dari BPK RI Sumut
kota
Jakarta, Kemarin malam, saya ikut hadir di Acara Tasyakuran dan Doa untuk Jumhur Hidayat di Great Institute yang dilantik Presiden Prabowo s
News
Polrestabes Medan Tangkap Kasir dan Pemain Judi Tembak Ikan di Jln Setia Budi
kota
Kadis Kominfo Susi Sofianti Saidani, SH, MM,Pimpin Apel Pagi.
kota
sumut24.co ASAHAN, Suasana haru bercampur sukacita menyelimuti Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, Selasa dini hari (2
News