Sabtu, 07 Maret 2026

TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis Mampu Menembus Nominasi Nasional

Administrator - Sabtu, 07 Maret 2026 11:48 WIB
TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis Mampu Menembus Nominasi Nasional
Istimewa
Baca Juga:

Kabupaten Solok : Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Jumat (6/2/2026) menerima kunjungan tim asesor dalam rangka asesmen wilayah Sekolah Literasi Indonesia terhadap Program Pelita 6 TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis – Hj. Syamsiar Nagari Paninjaun, Kecamatan X Koto Diatas, yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Solok di Koto Baru, Kecamatan Kubung

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, Bunda Literasi Kabupaten Solok Nia Jon Firman Pandu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Eko Gunanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Elafki, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Hendriyanto, Camat X Koto Diatas, serta penggiat literasi dari TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis.

Bunda Literasi Kabupaten Solok, Nia Jon Firman Pandu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis yang berhasil menembus nominasi tingkat nasional di tengah tantangan rendahnya minat baca masyarakat.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Solok karena muncul dari gerakan masyarakat di tengah derasnya pengaruh digitalisasi.
"Di tengah era digital saat ini, TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis mampu menembus nominasi nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Solok dan menunjukkan bahwa gerakan literasi masyarakat masih sangat kuat," tutur Nia.

Nia Jon Firman Pandu, juga menyoroti penggunaan Android dan teknologi digital yang dinilai turut mempengaruhi minat baca anak-anak. Bahkan, menurutnya, penggunaan gawai dalam kegiatan sekolah perlu dikaji kembali, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.

"Digitalisasi tentu kita dukung, tetapi penggunaan Android yang tidak terkontrol bisa berdampak pada menurunnya minat baca anak-anak. Bahkan tugas sekolah sekarang banyak yang langsung diarahkan mencari di Google," ujarnya.

Diungkapkannya, tantangan lain dalam dunia pendidikan di Kabupaten Solok, seperti berkurangnya jumlah siswa di beberapa sekolah dasar negeri.
Ada sekolah yang kelas satu sampai kelas tiga tidak ada murid, atau satu sekolah hanya memiliki sekitar dua puluh tiga siswa dari kelas satu sampai enam. Ini realitas yang kita hadapi.

Nia, berharap gerakan literasi masyarakat seperti TBM dapat terus diperkuat dan dikembangkan ke kecamatan lainnya di Kabupaten Solok.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, menyampaikan apresiasi kepada pengelola TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis yang dinilai mampu menggerakkan literasi secara swadaya.
Ia mengatakan keberhasilan TBM tersebut bahkan mendapat perhatian dari tim penilai nasional.

Salah satu tim penilai dari Jakarta juga menyampaikan bahwa hal yang membuat mereka terkesan adalah adanya masyarakat yang secara swadaya membangun taman bacaan, menyediakan tempat, dan menggerakkan literasi dengan sumber daya sendiri," ujar Medison.

Langkah tersebut menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan budaya membaca di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok untuk terus mendukung perkembangan taman bacaan masyarakat di berbagai nagari.
"Hari ini mungkin baru satu taman bacaan yang menonjol, tetapi kita berharap ke depan akan muncul TBM-TBM lain di Kabupaten Solok yang lahir dari inisiatif masyarakat.

Dan, berdasarkan hasil survei Universitas Gadjah Mada (UGM), Sumatera Barat masuk dalam tujuh besar provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Indonesia.
Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperkuat gerakan literasi, terutama bagi generasi muda di Kabupaten Solok.

Medison, berharap melalui asesmen tersebut, diharapkan TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis dapat terus berkembang sekaligus menjadi pemantik lahirnya gerakan literasi baru di berbagai nagari di Kabupaten Solok, pungkasnya.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
350 Sembako dan 150 Santunan Dibagikan, Wali Kota Padangsidimpuan Apresiasi Kepedulian SDIT Nurul Ilmi
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Indonesia Butuh Pemimpin Berilmu dan Berakhlak
Upacara Hari Pahlawan, Kapolres Tanjungbalai: Bukan Bambu Runcing Melainkan Berjuang Dengan Ilmu Dan Pengabdian
Yayasan Taman Budaya Semesta Akan Bangun Taman Iman Keagamaan Buddha di Simalungun, Bupati: Selaraskan Dengan Budaya Lokal
Dari PSBD Menuju Taman Kebhinekaan: Asahan Kuat dalam Keberagaman
komentar
beritaTerbaru