Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Baca Juga:
Dari UNICEF, hadir Yuanita Marini Nagel (Education Officer) dan Moh Adi Amirudin (Education Data Analyst). Sedangkan dari Tanoto Foundation, hadir Medi Yusra (Regional Lead), Bobby Widianto (Strengthening System Unit), Mesri Gultom (Project Management Lead), dan Mutazar (Communication Specialist).
Wesly menyampaikan, guna mendukung visi Cerdas, Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan melaksanakan program bimbingan belajar tambahan kepada siswa-siswi. Program tersebut sudah berjalan di beberapa sekolah.
"Program bimbingan belajar untuk tingkat SD dan SMP tersebut menggunakan dana CSR Bank Sumut Cabang Pematangsiantar, bekerja sama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJLSP)," terangnya.
Saat ini, katanya, jumlah siswa yang mengikuti bimbingan belajar ada 15 orang, dari SD dan SMP, khusus untuk mata Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan Bahasa Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wesly menyampaikan target utama yakni menghidupkan kembali citra Pematangsiantar sebagai Kota Pendidikan unggulan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
"Saat ini juga sedang dijalankan uji coba Program Sekolah Bilingual di tingkat SD dan pengembangan sekolah unggulan," katanya.
Sebagai Kota Pendidikan, kata Wesly, bertujuan meningkatkan minat dan daya tarik orang tua agar menyekolahkan anaknya ke TK, PAUD, SD, dan SMP Negeri.
Ia juga mengusulkan integrasi aspirasi sekolah bilingual dengan program FAASTER.
"Pemko Pematangsiantar akan menyiapkan infrastruktur digital dan memohon tambahan materi digital untuk pembelajaran literasi/numerasi. Tentu kami menyambut baik program FAASTER karena selaras dengan visi misi peningkatan kualitas pendidikan di Pematangsiantar," tukasnya.
Lebih lanjut Wesly menerangkan,
Pendidikan menjadi arus utama program agar Pematangsiantar dapat dilirik dan tidak hanya menjadi kota persinggahan.
Yuanita Marini Nagel Education Officer UNICEF menjelaskan, Program FAASTER (UNICEF & Tanoto Foundation) bertujuan meningkatkan keterampilan dasar literasi dan numerasi siswa kelas 1 dan 2 (Fase A) melalui pengambilan keputusan berbasis bukti oleh pendidik dan pembuat kebijakan.
Adapun metodologi program riset yang membandingkan sekolah intervensi dengan sekolah kontrol untuk mengevaluasi dampak praktik guru dan penggunaan asesmen berbasis teknologi.
Yunita juga menjelaskan, program ini dimulai tahun 2025 hingga 2029.
"Durasi program dari Oktober 2025 sampai Desember 2029," katanya.
Ia pun menjelaskan kriteria Sekolah Fokus pada SD Negeri dengan capaian Rapor Pendidikan Kategori "Merah" dan "Kuning".
"Cakupan lokasi mencakup 500 sekolah di beberapa wilayah," sebutnya.
Di Sumatera Utara: Kota Medan dan Kota Pematangsiantar; Jawa Tengah: Kabupaten Tegal; Jawa Timur: Kota Batanghari; dan NTT: Kabupaten Sikka serta dan Kabupaten Ende.
Yunita menyampaikan, launching program tersebut dilaksanakan 9 April 2026 di Jakarta.
"Saya berharap kehadiran Bapak Wali Kota Wesly Silalahi saat launching," katanya. (LP)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI,Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
News
Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Kenali Risiko dan Siaga Hadapi Bencana
News
Pemkab Deli Serdang Terima Mobil Penunjang dari Program TJSL BRI
News
Keinginan Petani Terwujud, Bupati Tanam Bawang Bersama di Demplot Tanjung Morawa
News
Belum Kering Air Mata Korban Sebelumnya, Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Karo
News
PKB dan NasDem Walk Out dari Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota KPID Sumut, Soroti Perubahan Agenda
News
Tim URC Polresta Deli Serdang Tindaklanjuti Laporan Dugaan Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa
News
Medan S24Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) menjamin asuransi atau jaminan sosial seluruh anggotanya, seiring dilanj
Umum
Jakarta S24Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil La
News