Tapsel | Sumut24.co
Baca Juga:
Kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali terlihat nyata. Dalam suasana penuh kebersamaan, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan (TS) yang dipimpin Sertu Ahmad Hasibuan turun langsung membersihkan rumput liar serta menggali tanah bekas terjangan banjir di kamar mandi Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (04/03/2026).
Dengan peralatan sederhana di tangan, para prajurit tampak berjibaku mengangkat lumpur yang masih menggenang di area kamar mandi masjid. Tanah yang mengeras akibat endapan banjir digali dan disingkirkan agar saluran air kembali lancar.
Rumput liar yang tumbuh pascabanjir pun dibersihkan agar lingkungan masjid kembali rapi dan nyaman digunakan jamaah.
Sertu Ahmad Hasibuan bersama rekan-rekannya tidak hanya bekerja secara fisik, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Mereka tak segan turun langsung ke lumpur, memastikan setiap sudut kamar mandi masjid terbebas dari sisa material banjir.
"Masjid adalah pusat ibadah dan aktivitas masyarakat. Sudah seharusnya kita bersama-sama menjaga kebersihannya, apalagi setelah terdampak banjir," ujar Sertu Ahmad Hasibuan di sela kegiatan.
Banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut menyisakan lumpur tebal dan genangan air di sejumlah fasilitas umum, termasuk Masjid Nurul Huda. Kondisi ini sempat mengganggu kenyamanan jamaah yang hendak beribadah. Melalui aksi nyata Satgas TMMD, perlahan kondisi masjid kembali dibenahi.
Warga setempat menyambut hangat kehadiran Satgas TMMD. Mereka mengaku terbantu dengan aksi cepat para prajurit yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga peduli terhadap fasilitas ibadah masyarakat.
Program TMMD ke-127 Kodim 0212/TS memang tak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Di tengah sisa-sisa dampak bencana, kehadiran TNI menjadi simbol harapan bahwa pemulihan bisa dilakukan bersama.
Langkah sederhana membersihkan rumput dan menggali tanah bekas banjir ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu tentang hal besar. Terkadang, dari lumpur yang disingkirkan dan keringat yang jatuh, lahir kembali semangat masyarakat untuk bangkit dan menata harapan.
Di Masjid Nurul Huda, kebersihan yang mulai pulih bukan hanya soal lingkungan yang kembali tertata, tetapi juga tentang solidaritas yang semakin menguat antara TNI dan rakyat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News