RS. Murni Teguh Horas Insani P.Siamtar Peroleh Penganugerahan World Stroke Organization Angels Award
RS. Murni Teguh Horas Insani P.Siamtar Peroleh Penganugerahan World Stroke Organization Angels Award
kota
Baca Juga:
Medan – Kabar wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan, termasuk para prajurit yang pernah bertugas bersamanya.
Salah satunya adalah Asren Nasution, yang mengenang sosok almarhum sebagai pemimpin yang teduh, religius, dan penuh perhatian kepada anak buahnya.
Dalam catatan kenangannya, Asren menceritakan pengalaman saat dirinya diperintahkan secara mendadak berangkat ke Bacau, Timor Timur, pada penghujung Ramadhan 1990 untuk bertugas sebagai khatib Salat Idul Fitri 1410 H. Saat itu, Try Sutrisno menjabat sebagai Panglima ABRI.
Penugasan tersebut menggantikan mubalig nasional KH Kosim Nurseha yang berhalangan hadir. Bagi Asren yang kala itu masih perwira muda berpangkat Letnan Satu, tugas tersebut terasa berat. Ia harus menyampaikan khutbah di hadapan Panglima ABRI beserta jajaran pimpinan tinggi TNI dan Polri.
"Sejujurnya saya merasa gentar. Bukan hanya karena harus meninggalkan istri yang tengah hamil muda, tetapi karena menjadi khatib di hadapan pimpinan tertinggi tiga angkatan dan Polri bukanlah situasi biasa," tulisnya.
Namun, kesan pertama yang ia rasakan justru sebaliknya. Try Sutrisno disebutnya sebagai sosok penenang dan penguat. Tatapan yang teduh, sapaan ramah, serta tepukan bangga di pundaknya membangkitkan semangatnya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Menurut Asren, keteladanan almarhum begitu membekas. Ia mengenang sosok Try Sutrisno sebagai jenderal yang disiplin dalam ibadah, menjaga salat berjamaah, santun kepada siapa pun, serta menghormati ulama dan tokoh agama.
Tak hanya itu, pesan almarhum yang disampaikan menjelang Salat Subuh di Bacau menjadi nasihat yang terus dipegangnya hingga kini.
"Jadilah prajurit sejati yang setia dan berjuang sepenuhnya untuk menjaga dan merawat kemerdekaan melalui kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa. Bimbing dan bina prajurit agar dekat dengan Tuhannya," demikian pesan yang diingatnya.
Bagi Asren, sosok Try Sutrisno bukan hanya seorang jenderal dan pemimpin militer, tetapi juga teladan dalam kehidupan beragama dan kebangsaan.
"Pulanglah dengan tenang wahai kesuma bangsa. Jasa dan pengabdianmu menjadi amal jariyah yang berharga," tutupnya dalam doa.
Kenangan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik ketegasan seorang panglima, tersimpan keteladanan, kelembutan, dan kepedulian yang membekas di hati para prajuritnya.red
RS. Murni Teguh Horas Insani P.Siamtar Peroleh Penganugerahan World Stroke Organization Angels Award
kota
Wali Kota Siantar bersama Wali Kota Medan menyepakati pemberian dana hibah membantu penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah di Provin
kota
sumut24.co MedanPemko Medan secara resmi telah menyurati PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memohon pinjam pakai lahan dan aset di lokasi
kota
sumut24.co MedanDalam Pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang b
kota
WAKIL GUBERNUR SUMATERA BARAT VVASKO RUSEIMY HADIRI FESTIVAL KULINER KABUPATEN SOLOK
kota
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersepeda menyusuri ka
News
Sergai sumut24.co Masa kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) periode 20222025 di bawah kep
News
Sergai sumut24.co Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar Sosialisasi Program Perlindungan Rakyat melalui Restorati
News
Sergai sumut24.co Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Polres Serdang Bedagai. Melalui Polsek Teluk
News
Efisiensi Skala Prioritas penggunaan anggaran Apbd Kota Banjar Patroman dan kolaborasi diaspora, strategi banjar dorong pembangunan berkelan
kota