MAS TPI Plus Keterampilan Medan Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027
MAS TPI Plus Keterampilan Medan Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027
kota
Baca Juga:
- Bupati Asahan Sambut Aspirasi Warga Bandar Pulau, Jalan Penghubung Empat Desa Menjadi Prioritas Perhatian
- Nobar Piala Dunia 2026 di Car Free Day Kisaran, Dandim 0208/Asahan Pererat Silaturahmi Bersama Warga
- Saat Sosper No 7/2024, Modesta Marpaung SKM S Keb Sahuti dan Beri Solusi Terkait Aspirasi Warga
Tapsel | Sumut24.co
Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen yang tak biasa bagi ratusan warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Sebanyak 186 kepala keluarga (KK) atau 542 jiwa kini menjalani ibadah puasa di hunian sementara (huntara) setelah bencana alam memaksa mereka meninggalkan rumah.
Namun di balik semangat bertahan hidup, muncul kekhawatiran serius. Di bawah deretan bangunan huntara tersebut terdapat genangan air yang hingga kini belum tertangani secara maksimal. Warga cemas kondisi itu dapat menjadi sarang nyamuk dan memicu wabah malaria.
Genangan air yang berada tepat di bawah lantai hunian menjadi persoalan utama. Apalagi, musim hujan yang belum sepenuhnya berakhir membuat air sulit surut. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan, termasuk malaria dan demam berdarah.
Sejumlah warga mengaku was-was, terlebih anak-anak menjadi kelompok paling rentan. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan penanganan, mulai dari pengeringan area hingga penyemprotan berkala.
Kondisi ini semakin berat mengingat sebagian warga masih mengalami trauma pascabencana dan belum memiliki kepastian mata pencaharian. Ramadan yang seharusnya menjadi bulan penuh ketenangan justru diwarnai kekhawatiran akan ancaman kesehatan.
Di tengah situasi tersebut, kehidupan tetap berjalan. Anak-anak masih bermain di sekitar huntara. Tawa mereka terdengar, mencoba mengusir rasa takut yang tersisa.
Tara, siswi kelas 3 SD asal Desa Tandihat, mengungkapkan kerinduannya pada kampung halaman.
"Kangen di tempat yang dulu," ucapnya pelan, Kamis (19/02/2026).
Meski mengaku nyaman di pengungsian, Tara tetap memilih kembali ke desa. Baginya, Ramadan identik dengan tadarus malam di masjid kampung bersama teman-temannya.
"Kalau malam, biasanya kami tadarusan di masjid," katanya.
Kerinduan itu sederhana, namun penuh makna. Bukan sekadar rumah yang hilang, melainkan suasana kebersamaan yang membentuk kenangan.
Pemerintah sebelumnya telah membangun 186 unit huntara lengkap dengan fasilitas MCK, dapur umum, musala, hingga area aktivitas komunal dan lapangan futsal. Secara fasilitas, kebutuhan dasar telah disiapkan.
Namun persoalan sanitasi dan lingkungan sekitar masih menjadi pekerjaan rumah. Warga berharap solusi cepat agar kondisi huntara benar-benar layak dan aman untuk ditempati dalam jangka waktu yang belum bisa dipastikan.
*Bang Regar: Pemerintah Harus Responsif dan Berbasis Pencegahan*
Pengamat kebijakan publik, Bang Regar, menilai persoalan genangan air di bawah huntara tidak boleh dianggap sepele.
"Ini bukan sekadar soal kenyamanan, tapi soal keselamatan kesehatan publik. Pemerintah harus bergerak cepat dengan pendekatan preventif. Jangan tunggu sampai ada korban atau wabah baru bertindak," tegas Bang Regar, Jumat (20/02/2026).
Menurutnya, penanganan pascabencana harus komprehensif, tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga memastikan standar kesehatan lingkungan terpenuhi.
"Warga sudah kehilangan rumah dan mata pencaharian. Negara wajib hadir lebih dari sekadar membangun huntara. Pengawasan sanitasi, penyemprotan berkala, hingga edukasi kesehatan harus berjalan konsisten," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dinas kesehatan untuk memetakan potensi penyebaran penyakit sejak dini.zal
MAS TPI Plus Keterampilan Medan Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027
kota
Hari Pertama Sekolah, TPI Medan Sambut Hangat Peserta Didik Baru TA 2026/2027 dengan Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar
kota
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
kota
Peringatan HUT ke46 Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) di Makassar di Hadiri Ny. Nia Jon Firman Pandu
kota
Ny. Nia Jon Firman Pandu Hadiri Peringatan ke54 Hari Kesatuan Gerak PKK di Makassar
kota
Bandung sumut24.co Perjalanan hidup Rudolf P. Buulolo merupakan kisah inspiratif tentang keteguhan hati, perjuangan tanpa menyerah, serta
News
Boyong 4 Emas di Lampung, Taekwondo Sumut Dapat Wild Card di Indonesia Open
kota
BREAKING NEWS Konglomerat Properti Tan Kian Diamankan Polisi, Diperiksa sebagai Saksi dalam Pengembangan Kasus Eks Jampidsus
kota
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi
kota
sumut24.co MEDAN, Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar Anggota DPRD Kota Medan,
kota