Sabtu, 21 Februari 2026

Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Bupati Padang Lawas Luncurkan Ramadhan Fair 1447 H

Administrator - Jumat, 20 Februari 2026 22:03 WIB
Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Bupati Padang Lawas Luncurkan Ramadhan Fair 1447 H
Istimewa

Padang Lawas | Sumut24.co -

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mencatat sejarah baru dengan menggelar Ramadhan Fair 1447 H/2026 M untuk pertama kalinya sejak daerah tersebut resmi mekar dari Tapanuli Selatan pada tahun 2007. Kegiatan ini bukan sekadar bazar Ramadan, tetapi menjadi strategi nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Peresmian Ramadhan Fair dilakukan langsung oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, bersama unsur Forkopimda, Jumat (20/2/2026) di Lapangan Merdeka Sibuhuan. Acara pembukaan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas pada pukul 16.30 WIB.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai momentum kebangkitan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

"Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kesejahteraan masyarakat. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang harus kita dukung," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah daerah menyediakan 62 stand gratis bagi pelaku usaha yang ingin berjualan di lokasi Ramadhan Fair. Pedagang hanya dikenakan biaya kebersihan sebesar Rp10.000 per hari.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Wildan Ansori Hasibuan, menegaskan bahwa tidak ada pungutan tambahan di luar ketentuan resmi tersebut.

"Jika ditemukan kutipan lain selain biaya kebersihan, itu bukan dari panitia resmi," ujarnya dengan tegas.

Langkah ini disambut antusias oleh para pelaku UMKM yang merasa terbantu dengan fasilitas dan dukungan pemerintah.

Ramadhan Fair 2026 juga menghadirkan pelayanan publik terpadu di satu lokasi. Masyarakat tidak hanya berbelanja kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan.

Beberapa instansi yang membuka pelayanan antara lain:

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk pengurusan administrasi kependudukan.

Dinas Kesehatan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dinas Sosial yang menyediakan bantuan sembako untuk lansia, santunan anak yatim, serta pendataan kesejahteraan sosial.

Konsep ini menjadikan Ramadhan Fair sebagai ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam satu kawasan terpadu.

Salah satu pelaku UMKM, Purnama Sari Lubis, pemilik usaha Es Ubi Ungu "Bunda Palas", mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.

Ia berharap Ramadhan Fair mampu meningkatkan omzet penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha lokal.

"Kami sangat berterima kasih. Semoga program ini benar-benar membawa perubahan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat," ujarnya.

Sejak hari pertama, Lapangan Merdeka Sibuhuan dipadati warga yang ingin menikmati suasana Ramadan yang lebih semarak. Kehadiran Ramadhan Fair 2026 menjadi simbol kebersamaan dan optimisme baru bagi masyarakat Padang Lawas.

Dengan mengusung semangat "Ramadhan Penuh Berkah 1447 H", pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu menjadi agenda strategis berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ramadhan Fair Padang Lawas 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan musiman, tetapi fondasi penguatan ekonomi rakyat yang berkelanjutan di masa mendatang.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tarawih Perdana Ramadan 1447 H, Bupati Madina Ajak ASN dan Warga Ramaikan Masjid
Bupati Padang Lawas Tinjau Persiapan Ramadhan Fair 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Bupati Padang Lawas Utara Ikuti Entry Meeting BPK 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Bupati Solok Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-77 Kabupaten Sijunjung
Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional
Wakil Bupati Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Sei Dua Hulu
komentar
beritaTerbaru