Marlis Pohan Usulkan "Tiang Utilitas Bersama" Atasi Kabel Semrawut di Medan
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Baca Juga:
- Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Tapsel | Sumut24.co
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (16/02/2026).
Dua prajurit Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Sertu Ardiansyah Siregar dan Pratu Abadi Sentosa, tampak bahu-membahu bersama warga membersihkan Masjid Babussalam.
Dengan sapu dan alat kebersihan di tangan, keduanya tanpa ragu menyapu lantai, mengangkat kotoran, hingga merapikan bagian dalam masjid. Keringat yang menetes tidak menyurutkan semangat mereka. Justru, di balik setiap gerakan, terselip keikhlasan dan rasa pengabdian yang mendalam kepada masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan tempat ibadah, tetapi menjadi simbol kuat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Warga yang turut serta tampak haru melihat prajurit berseragam loreng itu bekerja tanpa pamrih, layaknya keluarga sendiri.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Inf Dedi Harnoto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Kami ingin kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Membersihkan masjid menjelang Ramadhan adalah bentuk penghormatan kami kepada masyarakat sekaligus ibadah," ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadhan adalah momentum suci yang harus disambut dengan hati bersih dan lingkungan yang suci pula.
"Kami berharap, setiap sapuan yang dilakukan prajurit dan warga hari ini bukan hanya membersihkan lantai masjid, tetapi juga menyatukan hati, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan cinta terhadap kebersamaan," tambahnya penuh haru.
Bagi masyarakat Sangkunur, kehadiran Satgas TMMD terasa seperti cahaya yang menerangi desa. Tidak hanya membantu pembangunan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dalam.
Di bawah langit Sangkunur yang tenang, suara sapu yang bergesekan dengan lantai masjid seolah menjadi irama kebersamaan — sebuah simfoni pengabdian, yang menggambarkan bahwa TNI dan rakyat memang tidak pernah terpisahkan.
Gotong royong hari itu bukan hanya tentang membersihkan masjid, melainkan tentang membersihkan jarak, menyatukan hati, dan meneguhkan kembali makna sejati kemanunggalan TNI dengan rakyat.zal
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
kota
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota