Baca Juga:
Kabupaten Solok : Sumut24.co
Bupati Solok, Sumatera Barat, Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH, Rabu (12/12/2026) secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Solok, bertempat Aula Perpustakaan Daerah Kab Solok di Koto
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pengelola perpustakaan dalam menghadapi proses akreditasi perpustakaan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Dengan menghadirkan Narasumber kompeten di bidang kepustakaan, Andi Saputra dari Program Studi Informasi, Perpustakaan dan Kearsipan Sekolah, Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), serta Elfa Rahmah, Dosen Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Fakultas Seni Universitas Negeri Padang. Para narasumber memberikan pemaparan terkait kebijakan, instrumen, serta strategi pemenuhan standar akreditasi perpustakaan.
Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam sambutannya, menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun budaya literasi di Kabupaten Solok. Akreditasi perpustakaan dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan mutu layanan perpustakaan berjalan secara profesional, terstandar, dan berkelanjutan.
Perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pusat informasi masyarakat. Melalui akreditasi, kita mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan agar semakin adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman, ujar Bupati.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Eko Gunanto juga menyampaikan bahwa sosialisasi dan advokasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan, baik perpustakaan sekolah, perpustakaan nagari, maupun perpustakaan perangkat daerah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap jumlah perpustakaan terakreditasi terus meningkat, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, literat, dan berdaya saing di masa mendatang.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News