Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku*
Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku
News
DELISERDANG — Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, membantah isu kerusakan fondasi jembatan pada proyek peningkatan jembatan di Jalan Mesjid, Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, yang belakangan menjadi sorotan publik.
Janso menegaskan, bagian yang mengalami kerusakan saat bencana banjir beberapa waktu lalu bukan fondasi utama jembatan, melainkan bagian bawah tembok penahan tanah yang tergerus derasnya aliran air.
"Perlu kami luruskan, yang tergerus saat bencana alam kemarin itu bukan pondasi jembatan, tetapi bagian bawah tembok penahan tanah. Struktur utama jembatan tetap aman," ujar Janso saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Foto Diambil Saat Proyek Masih Berjalan
Menurut Janso, foto-foto yang beredar di media sosial dan memicu kekhawatiran publik diambil pada saat proyek masih dalam tahap pengerjaan, tepat setelah banjir surut.
"Begitu kondisi banjir surut, bagian yang terdampak langsung diperbaiki. Foto yang beredar itu diambil ketika pekerjaan masih berlangsung, bukan kondisi akhir proyek," tegasnya.
Ia memastikan bahwa hingga saat ini, proyek peningkatan jembatan tersebut belum diserahterimakan dan masih berada dalam pengawasan ketat dinas terkait.
Baca Juga:

Proyek APBD 2025 Rp3,4 Miliar
Sebagaimana diketahui, proyek tersebut tercatat sebagai Peningkatan Jembatan Sei Seruai pada ruas Jalan Kongsi V–Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, dengan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025.
Nilai pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek ini sebesar Rp3.426.181.042, dengan proses tender berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2025. Pekerjaan fisik mulai dilaksanakan sekitar November 2025.
Terkendala Banjir, Target Rampung Januari 2026
Sebelumnya, pihak pelaksana lapangan mengakui adanya keterlambatan pengerjaan akibat cuaca ekstrem dan banjir yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025. Namun demikian, pengerjaan disebut terus dilanjutkan dengan target penyelesaian pada Januari 2026.
Janso menegaskan, pihaknya akan memastikan seluruh pekerjaan selesai sesuai spesifikasi teknis dan aman untuk digunakan masyarakat.
"Kami tidak akan melakukan serah terima pekerjaan sebelum dipastikan seluruh konstruksi memenuhi standar teknis dan aspek keselamatan," katanya.
Publik Tetap Minta Pengawasan Ketat
Meski telah ada klarifikasi dari pemerintah daerah, sorotan publik terhadap proyek infrastruktur tersebut masih berlanjut. Warga berharap pengawasan dilakukan secara transparan agar pembangunan jembatan yang dibiayai uang rakyat benar-benar berkualitas dan tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.red
Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku
News
Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, PJU Polresta Deli Serdang VS Pemkab Serdang Bedagai
News
sumut24.co MedanMahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2023, Esth
Profil
sumut24.co MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) resmi menjalin kerja sama pengembangan Tax
Ekbis
sumut24.co MedanAsosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Pengurus Provinsi Sumatera Utara (Sumut) baru saja menggelar rapat konsolidasi dan ko
Sport
Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik
News
Pekanbaru sumut24.coTim gabungan yang dipimpin unsur TNI dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan k
News
DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam
News
Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra
Seleb
Medan sumut24.co Sungguh Miris nasib seorang ibu bernama Suliwaty (65), warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Ka
Hukum