Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
Dituding Sewenangwenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
kota
Baca Juga:
- Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026 Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
- Atasi Banjir di Medan Tembung, Zulkarnaen Minta Pemko Medan Segera Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi
- Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
Sekretaris DPRD Kota Padangsidimpuan, Roy Susanto Siagian, S.STP, M.Si, menerima kunjungan Persatuan Tenaga Pendidik Kota Padangsidimpuan (PERTENDIK PASID), Rabu (28/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi para guru terkait pemenuhan hak serta perlindungan profesi pendidik.
Roy hadir mewakili pimpinan DPRD dan didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padangsidimpuan, Zulkifli Lubis. Dalam pertemuan itu, sejumlah isu strategis pendidikan disampaikan langsung oleh perwakilan guru.
Roy menegaskan bahwa dirinya diamanahkan pimpinan DPRD untuk menerima dan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan para pendidik. Aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan DPRD serta Wali Kota Padangsidimpuan untuk dibahas lebih lanjut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu guru yang telah menyampaikan aspirasi secara langsung ke DPRD. Semua masukan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan dan kami kawal proses tindak lanjutnya," ujar Roy.
Selain persoalan kesejahteraan, pertemuan juga menyoroti dugaan intimidasi terhadap guru yang hendak menyampaikan aspirasi. Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP Zulkifli Lubis menyatakan pihaknya siap bertindak sesuai kewenangan.
"Laporan terkait dugaan intimidasi akan kami dalami. Jika terbukti, tentu akan ada langkah lanjutan sesuai aturan yang berlaku," tegas Zulkifli.
Dalam kesempatan itu, Roy turut menyampaikan refleksi tentang pentingnya peran guru dalam membangun bangsa. Ia mengingatkan bahwa kualitas sebuah negara sangat ditentukan oleh bagaimana negara tersebut menghargai pendidiknya.
"Ada kisah pasca bom atom di Jepang, hal pertama yang ditanyakan Kaisar adalah berapa jumlah guru yang masih hidup. Ini menjadi pesan kuat bahwa guru adalah fondasi peradaban dan masa depan bangsa," ungkapnya.
Adapun aspirasi utama yang disampaikan PERTENDIK PASID meliputi pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), pembayaran THR, Gaji ke-13, serta jaminan pemenuhan hak-hak guru secara menyeluruh dan berkeadilan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan komunikasi antara tenaga pendidik dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong terciptanya iklim pendidikan yang aman, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan guru di Kota Padangsidimpuan.zal
Dituding Sewenangwenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
kota
DJ Wong Laporkan Akun Pencemaran Nama Baiknya ke Polda Sumut
Kota
Polrestabes Medan Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 9,4 Kg Barang Bukti di Sita.
kota
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
kota
sumut24.co MedanMemasuki usia ke436 tahun, Kota Medan kembali merayakan perjalanan panjang sebagai salah satu kota metropolitan terbesar
kota
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Medan Sumut24.coMomentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republ
News