Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
SerdangBedagai – Owner Pupuk Benteng Tani, Robin Sitepu, mengungkapkan bahwa perjalanan membangun pertanian organik di Indonesia adalah perjuangan panjang yang tidak instan dan penuh tantangan, terutama dalam mengubah pola pikir petani yang selama puluhan tahun bergantung pada pupuk kimia, ucapnya dalam acara Panen Raya Padi Organik di lahan demplot Pupuk Benteng Tani milik Ir. Soekirman, Duta Organik Asia, yang digelar di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Baca Juga:
- Kabar Baik untuk Petani! Wabup Paluta Basri Harahap Serahkan 100 Ton Benih Padi, Ketahanan Pangan Diperkuat
- Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Polres Padangsidimpuan Targetkan Produksi 90 Ton untuk Dukung Swasembada Pangan
- Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Robin menjelaskan, PT Karunia Rotorindo Tani memulai perjalanannya sejak 2006, saat pupuk organik masih dipandang sebelah mata. "Memperkenalkan organik ke petani itu seperti memelihara penyu, pelan dan butuh kesabaran. Masalah utamanya satu: mindset," ujarnya.
Kebiasaan petani sejak era 1980-an menggunakan pupuk kimia yang bereaksi cepat membuat pupuk organik dianggap lambat dan tidak praktis. Kondisi itu mendorong pihaknya pada 2016 mengambil langkah berani dengan menghentikan penjualan dan fokus melakukan riset mendalam terhadap berbagai pupuk organik yang beredar di pasaran.
"Hampir semua petani mengeluhkan hal yang sama: pupuk organik lambat respon. Dari situ kami bertanya, apakah mungkin menciptakan pupuk organik yang ramah lingkungan, tapi cepat bereaksi seperti kimia," kata Robin.
Melalui proses panjang riset, uji lapangan, dan penyempurnaan formula, pada 2019 lahirlah Pupuk Benteng Tani. Produk ini diformulasikan berbasis organik, namun diperkaya dengan hormon tanaman, GPT, asam amino, dan eco enzyme, sehingga mampu memberikan respon cepat pada tanaman sekaligus memperbaiki struktur dan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
"Ini yang kami sebut pupuk organik rasa kimia, tapi tetap aman bagi tanah, tanaman, dan manusia," tegasnya.
Robin menegaskan, hasil di lapangan telah membuktikan efektivitas Benteng Tani. Pada pertanaman padi organik yang hanya dikombinasikan dengan kopi dan kotoran ternak, pertumbuhan tanaman setara dengan pertanian kimia. Sejumlah petani bahkan sempat meragukan karena hasilnya dinilai "terlalu bagus" untuk ukuran organik.
Tak hanya berorientasi bisnis, PT Karunia Rotorindo Tani juga mendirikan Yayasan Tata Peduli Tani Nusantara. Melalui yayasan tersebut, pupuk organik dan edukasi pertanian telah disalurkan secara gratis kepada lebih dari 5.000 petani di empat provinsi.
Sementara itu, Duta Organik Asia, Ir. Soekirman, menegaskan bahwa pertanian organik merupakan solusi jangka panjang atas kerusakan tanah, krisis iklim, dan ketergantungan petani terhadap input kimia. Ia menekankan bahwa meski tidak instan, pertanian organik terbukti menekan biaya produksi, menjaga kesuburan tanah, serta meningkatkan kesehatan petani dan konsumen.
"Organik bukan sekadar metode bertani, tetapi gerakan menjaga bumi dan kedaulatan pangan," tegas Soekirman, seraya mendorong agar praktik organik yang telah berhasil dapat direplikasi secara luas di Sumatera Utara dan daerah lain di Indonesia.red2
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
kota
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota