DPRK Aceh Utara Rekomendasikan LKPJ Bupati tahun Anggaran 2025 pada paripurna ke 3 Tahun 2026.
DPRK Aceh Utara Rekomendasikan LKPJ Bupati tahun Anggaran 2025 pada paripurna ke 3 Tahun 2026.
News
Medan— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menetapkan tahun 2025 sebagai tahun fondasi pembangunan daerah yang menjadi titik awal arah kebijakan lima tahunan. Selanjutnya, tahun 2026 diproyeksikan sebagai tahun akselerasi sebelum memasuki fase pencapaian hasil pembangunan secara menyeluruh hingga 2029.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, dalam paparan kebijakan pembangunan daerah saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu (21/1).
"2025 bukan hanya tahun penyusunan dokumen, tetapi starting point dengan capaian konkret yang langsung dirasakan masyarakat, sesuai arahan Gubernur," tegas Dikky.
Ia menjelaskan, lima misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) diterjemahkan ke dalam 17 program prioritas dan 53 proyek strategis daerah. Seluruh proyek tersebut dirancang bertahap, dengan target keberhasilan penuh pada 2029, namun sebagian sudah mulai dituntaskan sejak tahun pertama pelaksanaan.
Pada tahun fondasi, Pemprov Sumut menetapkan dua Pencapaian Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yakni sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, program unggulan sekolah gratis mulai diimplementasikan pada 2026. Tahap awal menyasar lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, serta lima daerah terdampak bencana, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat sebagai bentuk intervensi percepatan pemulihan.
Sementara di sektor kesehatan, Sumatera Utara telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) per 1 Oktober 2025. Pada 2026, program jaminan kesehatan akan diperkuat melalui penyempurnaan layanan BPJS, digitalisasi e-health, serta penyediaan kanal pengaduan masyarakat.
"Seluruh 15,3 juta penduduk Sumatera Utara ditargetkan mendapat jaminan kesehatan yang lebih berkualitas. Rumah sakit mitra yang tidak memenuhi standar layanan akan kami evaluasi," ujar Dikky.
Di sektor pendidikan, Pemprov Sumut juga memastikan 100 persen SMA, SMK, dan SLB kewenangan provinsi telah teraliri listrik dan internet, meskipun sebelumnya 18 kabupaten/kota sempat terdampak bencana.
"Tidak ada lagi sekolah provinsi yang tanpa listrik dan internet. Akses informasi pendidikan sudah terpenuhi sepenuhnya," katanya.
Untuk sektor pertanian, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya mempertahankan posisi Sumatera Utara sebagai lumbung pangan nasional. Program bibit padi hibrida ditargetkan meningkatkan produktivitas dari rata-rata 5–6 ton menjadi 10 ton per hektare.
Meski menghadapi dampak bencana alam, Pemprov tetap menjalankan strategi pengendalian inflasi melalui program Jaminan Stabilisasi Komoditi Pangan (Jaskob), khususnya pada komoditas cabai merah. Selain itu, dua fasilitas solar dryer dome telah dibangun di Kabupaten Karo dan Batubara untuk menjaga nilai jual hasil pertanian saat panen raya.
Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumut telah mengerjakan sekitar 49 kilometer jalan provinsi serta menyelesaikan pembangunan Jembatan Indah Nenoyo di Kepulauan Nias yang kini telah mencapai progres 95 persen dan dijadwalkan segera diresmikan.
Dikky mengakui, bencana yang melanda 18 kabupaten/kota berdampak pada koreksi sekitar 0,5 persen terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2025. Bahkan, daerah dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional didominasi wilayah terdampak bencana.
Meski demikian, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya menjaga stabilitas makroekonomi melalui percepatan pemulihan pascabencana serta penguatan sektor-sektor strategis.
"Di 2025 ini kami mencatat 27 highlight keberhasilan pembangunan yang akan dipublikasikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik," pungkas Dikky. Red
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- SEMMI Kabupaten Asahan Genap Berusia 70 Tahun: Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Daerah yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan
- Vonis 20 Tahun Masih Dinilai Tidak Adil, Tim Hukum Khairul Arabi Langsung Ajukan Banding
- Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
DPRK Aceh Utara Rekomendasikan LKPJ Bupati tahun Anggaran 2025 pada paripurna ke 3 Tahun 2026.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Desa dan Kelurahan Percontohan dalam rangka
News
Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia&ndashAceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
kota
Polresta Deli Serdang Uji Kesiapan Lewat Simulasi Sispam Kota
kota
Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana
kota
Polsek Medan Labuhan Ungkap Kasus Curas di Gang Jagung, Dua Pelaku Diamankan
kota
Shohibul Anshor Siregar LKPJ Medan 2025 Ungkap Kegagalan Struktural, Proyek Drainase Hanya Jadi "Pemborosan Negara"
kota
Bawa Senjata Tajam Dua Anggota Geng Motor di Marelan Diamankan Polres Belawan
kota
Pengungkapan Sehari,Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka
kota
Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital
kota