Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co -
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todouta Pasaribu, memberikan sambutan positif terhadap berbagai potensi ekonomi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dipaparkan langsung oleh Bupati H. Saipullah Nasution dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (14/1).
Usai pertemuan, Bupati Saipullah menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi memberikan respons yang sangat baik terkait arah pembangunan ekonomi Madina.
"Alhamdulillah, Pak Wakil Menteri menyambut baik seluruh potensi ekonomi yang kami sampaikan," ujar Saipullah.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan Pelabuhan Palimbungan di Kecamatan Batahan. Menurut Bupati, Wamen Todouta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peran pelabuhan ini dalam mendukung distribusi dan efektivitas industri di Madina.
Selain sektor logistik, pembahasan juga difokuskan pada pengembangan Kopi Mandailing (Mandheling Coffee). Pemerintah pusat mendorong peningkatan produksi melalui peremajaan kebun kopi, perbaikan kualitas tanaman, dan pembangunan industri pengolahan kopi.
Bupati Saipullah meyakini hilirisasi kopi Mandailing akan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, termasuk meningkatkan pendapatan petani dan nilai tambah produk lokal.
Tak hanya kopi, komoditas unggulan lainnya seperti kakao dan aren juga menjadi sorotan. Kedua komoditas ini bahkan telah menarik perhatian investor asing, termasuk dari China, untuk dikembangkan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Di sektor energi, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) juga dibahas. Kedua proyek ini sejalan dengan arah pemerintah dalam mendorong energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Wamen Investasi juga memberikan dukungan terhadap program konversi lahan karet tua menjadi komoditas yang lebih produktif, termasuk kelapa sawit. Program ini akan melibatkan kolaborasi antara BKPM dan Kementerian Pertanian untuk mendukung pemerintah daerah.
Selain sektor perkebunan dan energi, Bupati Saipullah juga menyoroti potensi pertambangan rakyat, khususnya emas. Keberadaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 dinilai membuka peluang besar bagi koperasi untuk mengelola Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga 2.500 hektare.
"Ini menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara legal dan berkelanjutan," kata Saipullah.
Menanggapi hal tersebut, Wamen Todouta akan memberikan pendampingan dalam proses perizinan, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas pertambangan secara sah, tertib, dan sesuai aturan.zal
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Bupati dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani dan Peternak di Percut Sei Tuan
kota
DPAC Pendawa Kecamatan Patumbak Gelar Rapat Kerja di Maripro, Deli Serdang
kota
Tindak Tegas Knalpot Brong, Polres Samosir Musnahkan 117 Knalpot Hasil Razia
kota
Bank Sumut Serahkan CSR Rp 4,46 Miliar Perkuat Penanganan Bencana di Sumut
kota
Pelantikan Pengurus FORWAKA Medan Periode 2026&ndash2028, Irfandi Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Penegak Hukum
kota
RPK Langkat Resah, Bermohon Kebijakan Terbaik dari Pimpinan Bulog Medan
kota
Di Antara Zikir dan IUP Perebutan Ruang Hidup di Beutong Ateuh
kota
Mitigasi Trauma Sosial Eks Santri Ndolo KusumoSediakan Posko Aduan dan Pendampingan Psikologis
kota
Kanwil DJKN Sumut dan Kejati Sumut Jalin Kerja Sama Percepatan Pemulihan Aset Negara
kota