Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raja Inal Siregar, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (13/1/2026) pagi. Seorang pejalan kaki lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah ditabrak kendaraan angkutan umum.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.35 WIB. Korban diketahui bernama Mara Johan Hasibuan (82), warga Lingkungan IV Kelurahan Batunadua Jae. Saat kejadian, korban tengah menyeberang jalan dari arah kanan ke kiri, jika dilihat dari arah Sitamiang menuju Batunadua.
Di waktu bersamaan, sebuah mobil angkutan umum Mitsubishi TS 1,5 warna merah Line 04 dengan nomor polisi BB 1173 FD, yang dikemudikan Guntur Batubara (47), melaju dari arah Sitamiang menuju Batunadua. Kendaraan tersebut kemudian menabrak tubuh bagian kiri korban hingga terpental ke sisi kiri badan jalan.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius berupa robekan di kepala bagian kiri, lebam di kedua mata, luka lebam di bibir, serta luka lecet di tangan kiri dan kedua kaki. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, setelah menjalani perawatan kurang lebih tiga jam, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Sementara itu, kendaraan angkutan umum yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan berat dan telah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
"Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Saat ini, Satlantas Polres Padangsidimpuan telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa pengemudi untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan," ujar AKBP Wira Prayatna.
Kapolres juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama pada jam-jam rawan di pagi hari. Menurutnya, kewaspadaan pengemudi dan pejalan kaki menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa," tambahnya.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat
kota
sumut24.co MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb
Sport
sumut24.co MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kepulangan 130 jamaa
News
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil mengawal keandalan pasokan listrik selama penyeleng
kota
sumut24.co ASAHAN , Sebuah dugaan kasus keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) t
News
Jakarta , Kordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran (Masker Pragi) yang juga sebagai Wakil ketua Umum DP
Politik
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat komunikasi publik dan branding institusi
News
DPW FKWJ Sumatera Utara Lestarikan Budaya melalui Perayaan Kenduri Suroan 1 Muharam 1448 H
kota