Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
Medan- Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan, pada pelaksanaan Shalat Jum'at hari ini. Khutbah Jum'at spesial disampaikan oleh sosok ulama, KH. TGS Prof. Dr. H. Saidurrahman, yang mengambil tema menggugah kesadaran: "Dunia Mau Kiamat: Sudahkah Kita Bersiap?"
Dalam khutbahnya, Ustadz Saidurrahman mengingatkan seluruh jamaah, khususnya warga binaan dan petugas Rutan, mengenai kepastian datangnya Hari Kiamat sebagai janji Allah SWT yang tidak akan pernah diingkari. Beliau menekankan bahwa hiruk pikuk kehidupan dunia seringkali membuat manusia lupa akan tujuan akhir dan persiapan bekal menuju kehidupan abadi di akhirat.
Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, dan setelah itu, kita akan mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan. Kiamat bukanlah sekadar akhir dari peradaban, melainkan awal dari perhitungan yang maha adil," tegas beliau.
Pesan Kunci: Mempersiapkan Bekal Sejati
Selain seruan untuk bertaubat, memperbanyak zikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT, Ustadz Saidurrahman menggarisbawahi beberapa persiapan amal shaleh yang harus ditingkatkan, sebagaimana disyariatkan dalam Islam:
1. Meningkatkan Ketakwaan dan Amal Saleh (Taqwa)
Persiapan utama menghadapi Kiamat adalah dengan meningkatkan takwa, yaitu menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, serta memperbanyak amal-amal kebajikan.
Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Hasyr:
yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr [59]: 18)
Ayat ini secara eksplisit memerintahkan kita untuk "memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)," yang merupakan inti dari persiapan menghadapi Kiamat.
2. Istiqamah dalam Ajaran Islam dan Doa untuk Keturunan
Beliau juga berpesan agar umat Islam senantiasa istiqamah (teguh pendirian) dalam menjalankan ajaran Islam dan perintah Allah serta Rasul-Nya, Nabi Muhammad Saw.
Secara khusus, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa mendoakan anak keturunan dan ahli waris agar mereka juga diberikan hidayah dan kekuatan untuk istiqamah di atas ajaran Islam yang lurus. Doa ini adalah investasi amal jariyah yang tak ternilai harganya.
Doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an terkait permohonan kebaikan bagi keturunan adalah:
Yang dalam bahasa indonesia adalah "Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.'" (QS. Al-Furqan [25]: 74)
Penutup Khutbah
Khutbah ditutup dengan ajakan introspeksi diri yang mendalam. KH. TGS Prof. Dr. H. Saidurrahman mengingatkan bahwa tempat terbaik untuk mempersiapkan bekal adalah saat kita masih diberikan kesempatan hidup di dunia, sebelum ajal menjemput dan Kiamat tiba tanpa pemberitahuan.
"Semoga Allah SWT mengaruniakan kepada kita semua kekuatan untuk beramal saleh dan istiqamah di atas jalan kebenaran, sehingga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang siap menghadapi perhitungan di hari akhir," pungkas beliau.
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota