8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Penanganan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara terus menjadi fokus Polri. Polda Sumut resmi memperpanjang masa pelaksanaan Operasi Aman Nusa II 2025 selama 10 hari ke depan, menyusul masih berlanjutnya proses evakuasi, pendistribusian bantuan hingga pemulihan di berbagai lokasi terdampak.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen penuh Polri untuk memastikan seluruh penanganan berjalan tuntas dan menyentuh seluruh titik terdampak bencana.
"Untuk Operasi Aman Nusa II 2025 akan diperpanjang selama 10 hari ke depan. Operasi ini untuk penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara," ujar Ferry pada Rabu (10/12/2025).
Ferry menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai fungsi.
"Dalam operasi ini kami melibatkan ribuan personel, mulai dari Direktorat Samapta Polda Sumut, Direktorat Lalu Lintas, dan beberapa direktorat lainnya, termasuk juga personel di tingkat polres dan polsek," ungkapnya.
Sejak hari pertama bencana, seluruh kekuatan kepolisian bersama instansi terkait sudah bekerja di lapangan mulai dari evakuasi korban, pengaturan jalur lalu lintas, pendirian posko, hingga distribusi bantuan logistik.
Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto telah menyampaikan bahwa Operasi Aman Nusa II resmi diaktifkan pada awal Desember lalu sebagai bentuk tindak lanjut cepat penanganan bencana di Sumut.
Whisnu menyebut, pelaksanaan operasi ini menjadi bagian dari instruksi langsung Kapolri agar Polri hadir maksimal dalam membantu percepatan penanganan bencana. Fokus utama operasi ditujukan untuk mendukung kinerja BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh unsur kemanusiaan.
"Dari pihak kepolisian, sesuai dengan arahan pimpinan, kami mengaktifkan Operasi Aman Nusa II. Intinya terkait dengan penanganan bencana, tujuannya membantu rekan-rekan dari BNPB untuk mendukung dan mempercepat pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana alam," ujar Whisnu dalam keterangan sebelumnya.
Kapolda juga menegaskan bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, kekuatan gabungan Polri, TNI dan BNPB telah bergerak langsung untuk mengevakuasi warga terdampak, membuka akses jalur darurat, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.
Perpanjangan operasi ini diharapkan akan semakin mengoptimalkan penanganan lapangan, mempercepat pemulihan infrastruktur dasar, serta memperluas akses bantuan bagi warga yang masih membutuhkan. Dengan kekuatan penuh personel yang disiagakan, Polda Sumut memastikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.(W05)
Foto:
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport