Langkah Tegas Kapolrestabes Medan Berantas Narkoba di Apresiasi Ketua PC KEP SPSI Medan
Medan sumut24.co Langkah tegas Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, atas tindakan represif yang konsisten di wilayah hukum
kota
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) memastikan Lapangan Merdeka Sibuhuan di Kecamatan Barumun akan mengalami perubahan besar. Kawasan yang selama ini menjadi lokasi favorit masyarakat untuk bersantai di malam hari itu segera disulap menjadi pusat kuliner modern mulai tahun anggaran 2026, setelah pemerintah daerah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 2 miliar.
Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, menyampaikan bahwa anggaran tersebut juga mencakup penyusunan feasibility study atau uji kelayakan sebagai dasar perencanaan pembangunan.
"Insya Allah tahun 2026 Lapangan Merdeka Sibuhuan akan kita jadikan kawasan kuliner. Anggarannya sudah kami tampung dalam APBD 2026," ujar Putra Mahkota Alam Hasibuan di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025).
Bupati menilai Lapangan Merdeka Sibuhuan memiliki posisi strategis dan sudah menjadi titik keramaian masyarakat setiap malam. Namun selama ini penataannya kurang maksimal sehingga menimbulkan kesan kumuh dan mengurangi estetika kota.
Menurutnya, kondisi itu harus diubah melalui pembangunan kawasan kuliner yang nyaman, rapi, dan terkelola dengan baik. "Selama ini ramai, tapi belum tertata. Dengan pembangunan pusat kuliner ini, wajah kota akan jauh lebih baik," tegasnya.
Putra Mahkota Alam menegaskan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya. Ia menyebut UMKM adalah tulang punggung perekonomian masyarakat, sehingga keberadaannya perlu didorong dengan fasilitas yang memadai.
"Hadirnya pusat kuliner UMKM di Lapangan Merdeka adalah langkah penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus meningkatkan daya saing produk kuliner kita," jelasnya.
Ia juga berharap para pelaku UMKM semakin kreatif dalam mengembangkan usaha. "Kami berharap pelaku UMKM terus menjaga kualitas dan memberikan pelayanan terbaik, supaya kawasan kuliner ini menjadi destinasi favorit masyarakat," tambahnya.
Pemkab Padang Lawas akan menyiapkan seluruh sarana penunjang, mulai dari lapak berjualan, area parkir, hingga fasilitas MCK yang layak. Semua model kios atau meja jualan akan dibuat seragam agar terlihat tertata rapi.
"Mau sistem sewa atau mekanisme lain nanti dibicarakan lagi. Tapi yang jelas, semua desain dan model tempat jualannya akan sama supaya tertib," kata Bupati.
Selain mempercantik tata ruang kota, pengelolaan pusat kuliner ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah berharap kehadiran pusat kuliner ini dapat menjadi ikon baru Sibuhuan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Medan sumut24.co Langkah tegas Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, atas tindakan represif yang konsisten di wilayah hukum
kota
Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Seperti inilah kondisi dialami, M. Ardhil warga Desa Patumbak, Kabu
Hukum
Perkuat Kehadiran di Indonesia, UNIQLO Buka Dua Toko Baru di Jakarta dan Batam serta Pembukaan Kembali di Samarinda pada Awal 2026 Jakartas
News
UNIQLO Rilis UT Manga Collection untuk Rayakan 100 Tahun SHUEISHAMenampilkan sekitar 100 desain dari karya manga legendaris, tahap pertama h
News
Medan sumut24.co Belasan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Daerah Sumatera Utara, Kam
Hukum
Lahan di Tirta Deli Tanjung Garbus Sah Milik Pemerintah,Kepala BKAD Itu Aset Pemkab Deli Serdang, Harus Dipertahankan
kota
PEP Rantau Field Salurkan Bantuan Berkelanjutan pada Desa yang Hilang di Aceh Tamiang
kota
sumut24.co MedanIndustri kuliner di Kota Medan terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sumatera. Men
Ekbis
Komitmen National Dong Hwa University Wujudkan Taiwan yang Ramah PMI
kota
Terbaru! Kesaksian Warga Desa Garoga Banjir Datang Empat Tahap, Lumpur dan Kayu Terjang Permukiman
kota