Madina | Sumut24.co
Baca Juga:
Upaya percepatan pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus bergerak. Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, bersama Plt. Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, mendampingi Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian, Dr. Ir. Ali Jamil Harahap, dalam peninjauan lahan sawah yang terdampak banjir di Kecamatan Nagajuang dan Siabu pada Senin (8/12/2025).
Dua kecamatan tersebut dikenal sebagai lumbung padi utama di Madina yang memiliki kontribusi besar terhadap produksi beras di Sumatera Utara. Kerusakan lahan akibat banjir ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Ali Jamil menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan serta menilai tingkat kerusakan secara langsung.
"Peninjauan ini penting agar pemulihan bisa dilakukan secara tepat dan cepat. Kami ingin memastikan petani mendapat bantuan yang sesuai kebutuhan," ujarnya.
Ia memastikan bahwa Kementerian Pertanian akan memberikan perhatian khusus bagi Madina sebagai sentra produksi padi. Bantuan berupa benih padi dan sejumlah komoditas lain akan segera dikirim dari Medan untuk mempercepat proses tanam ulang.
"Kami berkomitmen membantu penuh agar produksi pertanian di Madina tetap stabil," tambahnya.
Wabup Atika menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kementerian Pertanian dalam merespons dampak banjir di daerahnya. Ia menyebut langkah tersebut menjadi angin segar bagi para petani yang saat ini terdampak secara ekonomi.
"Kami sangat berterima kasih. Dengan dukungan ini, pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan petani bisa segera kembali beraktivitas," ujarnya.
Plt. Kadis Pertanian, Taufik Zulhandra Ritonga, menyebut sekitar 4.498 hektare sawah tercatat terdampak banjir.
"Melihat respons cepat pemerintah pusat, kami optimistis pemulihan persawahan di Madina bisa berlangsung efektif. Harapannya, aktivitas pertanian segera kembali normal," tutupnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News