Harmoni di Hari Raya Bersama UNIQLO: Inspirasi Gaya Serasi Keluarga Selebriti Rayakan IdulFitri
Harmoni di Hari Raya Bersama UNIQLO Inspirasi Gaya Serasi Keluarga Selebriti Rayakan IdulFitriDari momen salat Ied hingga silaturahmi bersa
News
Baca Juga:
- Bangunan Cafe Ilegal di Jalan Bambu Medan Timur Jadi Simbol Kebocoran PAD, Camat Sudah Layangkan Surat Tapi Pemilik Membandel
- Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
- Diduga Lakukan Pembiaran Bangunan Tanpa PBG, Wali Kota Medan Diminta Evaluasi Lurah Mandala I
Desakan pemeriksaan tersebut terkait dugaan izin Persetujuaan Bangunan Gedung (PBG) yang sampai saat ini belum ada, tetapi proses pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT. EOP terus berjalan.
"Kita minta Polda Sumut khususnya Subdit Tipiter segera memanggil dan memeriksa Ali Martinsyah selaku Kepala Bidang (Kabid) Gedung, Dinas Cipta Kerja dan Tata Ruang, Pemkab Deliserdang, atas dugaan suap izin PBG pembangunan PKS milik PT. EOP," ujar Azhari Sinik di Medan, Kamis 4 Desember 2025.
Selain Ali Martiansyah, Azhari Sinik juga meminta Kepala Satpol PP Pemkab Deliserdang Marzuki Hasibuan ikut diperiksa dalam kasus dugaan suap izin PBG tersebut.
"Kita juga minta Polda Sumut memeriksa Kepala Satpol PP Pemkab Deliserdang Marzuki Hasibuan atas dugaan kerterlibatannya dalam suap izin PBG PT. EOP bersama dengan Ali Martiansyah," ujarnya.
PT. EOP sedang membangun PKS yang berada di Tanjungmorawa sejak pertengahan 2025. Proses pembangunan berjalan tanpa izin PBG dari Pemkab Delisersang.
Meski begitu, Kepala Satpol PP Marzuki Hasibuan yang mengetahui hal itu tidak juga mau menindak. Ada dugaan Ali telah berkolaborasi dengan Marzuki untuk mengamankan pembangunan PKS milik PT. EOP.
"PT. EOP hanya memperoleh izin PBG dari Pemkab Deliserdang pada awal Januari 2025, dan sampai saat ini tidak ada," katanya.
"Setahu kita PT. EOP hanya di Januari 2025 memperoleh izin PBG dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Untuk pembangunan PKS di pertengahan tahun 2025 belum ada izinya. Tetapi proses pembangunan PKS terus berjalan. Kalau tidak ada yang memback up, mana mungkin. Kita menduga Ali Martiansya berada di balik ini semua, termasuk izin lingkungannya. Wajar kita minta Polda Sumut memeriksa mereka, agar terungkap dugaan suap izin PBG ini," terang Azhari Sinik.
Diketahui, PT EOP adalah perusahaan yang bergerak dibidang agribisnis kelapa sawit, termasuk menanam, memanen, dan mengolah tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya.
Perusahaan ini merupakan bagian dari KPN Corp (Kurnia Prima Nastari), yang juga dimiliki oleh pengusaha Martua Sitorus.
" Polda Sumut harus bergerak cepat agar Pemkab Deliserdang tidak merugi secara moral dan materil," tutup Azhari AM Sinik.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Harmoni di Hari Raya Bersama UNIQLO Inspirasi Gaya Serasi Keluarga Selebriti Rayakan IdulFitriDari momen salat Ied hingga silaturahmi bersa
News
Ketua Yayasan RSU Sufina Aziz Sutan Aziz Tunaikan Zakat Melalui Dompet Dhuafa WaspadaMedansumut24.co Ketua Yayasan RSU Sufina Aziz, M. Suta
News
Manfaatkan Arus MudikPolda Sumut Tangkap Dua Penumpang Pesawat Selundupkan 2 Kg Sabu
kota
sumut24.co MEDAN , Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut mengamankan dua penumpang pesawat karena menyelundupkan narkoba di Bandara
kota
Kementerian Luar Negeri Taiwan Menggelar Pekan Kesetaraan Gender Taiwan di New York, Wakil Presiden Hsiao Bagikan Pencapaian Kesetaraan Gend
kota
Kapolresta Deli Serdang Dampingi Kapolda Sumut Cek Pengamanan Mudik dan Kesiapan Pos Terpadu Ops Ketupat Toba 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Lapangan halaman Kantor Bupati Asahan kembali menjadi saksi peringatan penting bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)
News
Sergai sumut24.co Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai berhasil mengungkap kasus penculikan anak yang berujung pada pembunuhan seoran
Hukum
sumut24.co MedanMemasuki periode mudik lebaran, Telkomsel menghadirkan Posko SIAGA layanan yang beroperasi mulai tanggal 13 30 Maret 2
Ekbis
Medan sumut24.co Forkopimda Kota Medan bersama BAIS (Badan Intelejen Strategis) TNI (Tentara Nasional Indonesia) beserta Camat Medan Marel
Hukum