Kamis, 29 Januari 2026

Temuan Mayat Terhempit Gelondongan Kayu Desa Aek Ngadol Batang Toru,Tim TNI Evakuasi Pasca Bencana di Perbatasan Tapsel-Tapteng

Administrator - Minggu, 30 November 2025 19:31 WIB
Temuan Mayat Terhempit Gelondongan Kayu Desa Aek Ngadol Batang Toru,Tim TNI Evakuasi Pasca Bencana di Perbatasan Tapsel-Tapteng
Istimewa

Tapsel | Sumut24.co -

Baca Juga:

Tim Satuan Tugas (Satgas) dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Penanggulangan Bencana Kodam I/BB berhasil mengevakuasi jenazah seorang laki-laki yang menjadi korban banjir di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) tepatnya Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel, Sabtu (29/11/2025).

Korban ditemukan terhimpit di tumpukan kayu yang terbawa arus banjir, membuat proses evakuasi menjadi cukup menantang.

Medan yang terjal dan berat menjadi tantangan bagi tim gabungan TNI dan warga setempat. Lumpur tebal serta kayu berserakan menutup akses menuju lokasi korban.

Meski kondisi sulit, prajurit TNI Bersama masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah ke tempat aman untuk diserahkan kepada keluarga.

Tak hanya focus pada evakuasi, Satgas Kodam I/BB juga melakukan pemantauan lanjutan di wilayah terdampak.

Personel TNI memastikan tidak ada warga yang terjebak atau mengalami cedera akibat banjir. Mereka juga mengamankan area sekitar sungai agar masyarakat tidak mendekati titik-titik rawan yang berisiko tinggi.

Satgas menekankan pentingnya kewaspadaan warga karena curah hujan di Tapanuli Selatan masih tinggi. Tim gabungan siaga penuh menghadapi kemungkinan banjir susulan dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Kepala Satgas Penanggulangan Bencana Kodam I/BB mengatakan, "Kami terus memantau situasi dan bekerja sama dengan warga untuk meminimalkan risiko korban. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas Utama."

Kejadian ini Kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir.

Satgas Kodam I/BB berkomitmen tetap berada di lapangan untuk memberikan bantuan dan memastikan warga tetap aman.

Dari pantauan,Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel mencatat 47 orang meninggal dunia, 52 orang hilang, dan 38 warga mengalami luka berat,beberapa tim satgas masih terus berupaya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tak Perlu 'Orang Dalam', Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Minta ASN Buktikan Kinerja Lewat Manajemen Talenta
Bupati Tapsel Gus Irawan Optimistis Huntap Korban Bencana Batangtoru Rampung Lebih Awal
AKP Hardiyanto Serahkan Jabatan Kasat Reskrim Polres Tapsel kepada IPTU Bontor Desmonth, Kapolres Ingatkan Profesionalisme dan Integritas
Cek Lokasinya! 245 Unit Huntara Dibangun di Tapsel, Siap Tampung Warga Terdampak Banjir Bandang,Target Rampung Februari 2026
Perkuat Koordinasi, Kapolres Padangsidimpuan dan Dandim 0212 Tapsel Bahas Kamtibmas
Pertemuan Evaluasi FORSOMAKAR Ungkap Dugaan Pungli Rekomtek SIPB dan SIPAP di PU Sumut
komentar
beritaTerbaru