Sabtu, 28 Februari 2026

Soal Kebakaran Rumah Hakim Khamazaro Waruwu Ini Kata Kapolrestabes Medan

Administrator - Rabu, 19 November 2025 18:10 WIB
Soal Kebakaran Rumah Hakim Khamazaro Waruwu Ini Kata Kapolrestabes Medan
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.CO
Penyelidikan terhadap kasus kebakaran rumah milik hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamazaro Waruwu masih terus dikebut kepolisian.

Puluhan saksi dari berbagai pihak telah dimintai keterangan dan bukti dikumpulkan. Namun, penyidik kepolisian belum menetapkan tersangka.

"Tim sudah berhasil memeriksa 49 saksi. Kami masih masih melakukan pendalaman dan persesuaian," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (19/11/2025).

Dia mengungkapkan, penyidik sudah memeriksa 49 saksi dari berbagai pihak, seperti saksi korban, petugas pemadam kebakaran, kebersihan dan lainnya.

Keterangan saksi dan bukti CCTV kemudian disinkronkan dengan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan informasi di media sosial (medsos).

'Hasil pantauan CCTV kami melihat ada hal yang menarik, dan saat ini sedang kita dalami persesuaian seluruh keterangan saksi," terangnya.

Sebelumnya, rumah hakim Khamazaro Waruwu di Jalan Pasar 2 Kompleks Taman Harapan Indah Lingkungan 13, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang terbakar pada Selasa (4/11/2025)(W05)

Teks foto :
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak(W05

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Nagur Ludes Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih
Terpijak Paku Saat Bangun Rumah Warga, Prajurit TMMD Ke-127 Tetap Tegar Mengabdi di Huta Tonga
Kejari Bangka Selatan Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Tata Kelola Timah, Kerugian Negara Capai Rp4,1 Triliun
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bahas Program MBR, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Pembangunan 166 Unit Rumah
Rumah Dinas Karyawan PT Socfindo Negeri Lama Diminta Jadi Tapak KMP
komentar
beritaTerbaru